Polisi Izinkan Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan

Polisi Izinkan Sekjen PA 212 Ajukan Penangguhan Penahanan
Bernard Abdul Jabbar ( Foto: Istimewa )
Bayu Marhaenjati / YUD Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Polda Metro Jaya, mempersilakan Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni (PA) 212 Bernard Abdul Jabbar mengajukan permohonan penangguhan penahanan karena itu hak dari setiap tersangka. Namun, apakah dikabulkan atau tidak merupakan kewenangan penyidik.

"Namanya penangguhan itu hak dari pada tersangka, keluarga tersangka ya, itu silakan saja mengajukan penangguhan penahanan. Nanti kewenangan mengabulkan atau tidak di penyidik yang sebagai kompeten memberikan penilaian," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono, Kamis (10/10/2019).

Sementara itu, sempat beredar kabar kalau Bernard sedang mengalami sakit dan dirawat di rumah sakit. Merespon hal itu, Argo mengklarifikasi kalau kabar itu tidak benar.

"Kemarin beredar bahwa tersangka BD sakit, di rumah sakit, itu tidak ada. Semuanya sehat, di tahanan Polda Metro Jaya, yang tersangka BD," ungkapnya.

Sebelumnya, Bernard Abdul Jabbar telah ditetapkan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan terkait kasus penganiayaan Ninoy Karundeng. Kemudian, melalui kuasa hukumnya dia mengajukan surat permohonan penangguhan penahanan lantaran sedang mengalami sakit, Rabu kemarin.

Pihak kuasa hukum dan keluarga mengajukan penangguhan penahanan karena khawatir kondisi Bernard semakin buruk di dalam penjara. Menurut kuasa hukum Bernard menderita penyakit stroke dan diabetes.



Sumber: BeritaSatu.com