UNMA Sesalkan Peristiwa Penusukan Wiranto

UNMA Sesalkan Peristiwa Penusukan Wiranto
Penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto yang tertangkap kamera ( Foto: istimewa / istimewa )
Vento Saudale / CAH Jumat, 11 Oktober 2019 | 07:04 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kampus Universitas Mathla'ul Anwar (UNMA) Pandeglang Banten yang sempat dihadiri Menko Polhukan Wiranto, menyesalkan aksi teror yang dilakukan oleh salah satu warga.

Humas Unma Evan Sutihat mewakili civitas akademika UNMA menuturkan, kejadian ini sangat memalukan pihak kampus dan berharap kejadian penusukan ini dapat diusut secara tuntas aksi teror tersebut.

"Pelakunya diperoses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku," kata Evan Sutihat dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (10/10).

Baca Juga: JK: Penusukan Wiranto Bukti Kelompok Radikal Masih Berkeliaran

Upaya penusukan ini juga menimpa perwakilan kampus UNMA Mathla’ul Anwar H. Fuad Sauki yang sedang mendampingi Wiranto.

Kampus UNMA menilai, perilaku ini tidak dapat dibenarkan secara hukum dan dari sudut pandang agama.

"Selama ini Pandeglang dikenal senantiasa menjaga sopan santun dan religius. Ia pun berharap, Wiranto segera pulih kembali dan tetap bisa menjalankan tugas-tugas kenegaraannya," kata Evan.

Baca JugaKapolda: Penyerang Wiranto Pasangan Suami Istri

Sebelumnya, Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto menghadiri acara dan meresmikan gedung di Kampus UNMA Banten Kampung Cikaliung Kecamatan Saketi Kabupaten Pandeglang Banten.

Wiranto pun di serang oleh Syahril Alamsyah (31) menggunakan senjata tajam. Saat ini, kondisinya sedang dirawat di RS PAD Gatot Subroto Jakarta



Sumber: BeritaSatu.com