Istri Nyinyir di Medsos, Kolonel Kavaleri Hendi Dicopot dari Jabatan

Istri Nyinyir di Medsos, Kolonel Kavaleri Hendi Dicopot dari Jabatan
Istri Nyinyir di Medsos, Kolonel Kavaleri Hendi Dicopot dari Jabatan ( Foto: Youtube.com/BeritaSatu / BSTV )
Ahmad Salman / YTB Minggu, 13 Oktober 2019 | 18:54 WIB

Kendari, Beritasatu.com - Seorang Dandim 1417 Kendari Kolonel Kavaleri Hendi Suhendi dicopot dari jabatan kemarin. Pencopotan disebabkan unggahan sang istri terkait insiden penusukan Menkopolhukam Wiranto di Alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, Kamis 10 Oktober lalu.

Selain pemberhentian tugas, Hendi juga diberikan sanksi militer berupa penahanan. Pencopotan disertai serah terima jabatan berlangsung di Markas Korem 143 Haluoleo, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Ahad (13/10/2019).

Acara dipimpin Danrem Kolonel Infanteri Yustinus Nono Yulianto. Diketahui jabatan Hendi sebagai Dandim kini digantikan Kolonel Infanteri Alamsyah yang juga pernah menjabat sebagai Dandim Kolaka.

Akibat perbuatan sang istri, Hendi bersama sang istri harus menjalani hukuman yang telah ditetapkan.

Saat ini Kolonel Hendi menjalani penahanan di Denpom Kendari selama 14 hari akibat sanksi militer yang menimpanya.



Sumber: BeritaSatu TV