Peran Ulama sebagai Guru dan Teladan Perlu Ditingkatkan
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (-7.99)   |   COMPOSITE 6109.17 (-129.78)   |   DBX 1194.89 (-11.73)   |   I-GRADE 181.466 (-4.58)   |   IDX30 517.087 (-11.81)   |   IDX80 138.626 (-3.62)   |   IDXBUMN20 407.246 (-17.39)   |   IDXESGL 143.602 (-3.12)   |   IDXG30 142.274 (-3.48)   |   IDXHIDIV20 456.023 (-11.92)   |   IDXQ30 148.355 (-3.37)   |   IDXSMC-COM 276.257 (-7.75)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (-13.99)   |   IDXV30 137.723 (-3.73)   |   INFOBANK15 1047.79 (-12.16)   |   Investor33 444.391 (-8.03)   |   ISSI 179.418 (-4.68)   |   JII 631.935 (-18.62)   |   JII70 220.815 (-6.52)   |   KOMPAS100 1231.17 (-28.43)   |   LQ45 963.139 (-22.62)   |   MBX 1681.26 (-38.74)   |   MNC36 327.223 (-6.39)   |   PEFINDO25 325.051 (-6.97)   |   SMInfra18 313.073 (-11.44)   |   SRI-KEHATI 379.382 (-6.25)   |  

Tangkal Radikalisme

Peran Ulama sebagai Guru dan Teladan Perlu Ditingkatkan

Senin, 14 Oktober 2019 | 09:33 WIB
Oleh : Rully Satriadi / RSAT

Jakarta, Beritasatu.com – Terkait hasil penyidikan polisi yang menyebutkan pelaku penusukan terhadap Menko Polhukam Jenderal Wiranto diduga terpapar radikalisme, pengamat intelijen Generasi Optimis (GO) Indonesia, Tigor Mulo Horas Sinaga mengatakan perlunya makin ditingkatkan peran ulama sebagai guru dan teladan.

Menurut Horas, seperti yang disampaikan Wapres terpilih KH Ma'ruf Amin dalam Haul Akbar di Ponpes Al Ishlahuddiny Kecamatan Kediri, Kabupaten Lombok Barat, 11 Oktober 2019, setidaknya ada tiga tanggung jawab ulama. Yakni dalam bidang agama, keumatan, dan kebangsaan atau kenegaraan

Tanggung jawab pertama dalam bidang keagamaan, agar para ulama selalu menjaga agama dari salah penafsiran yang menyimpang. Ini termasuk meluruskan kesesatan kaum radikal dan intoleran. Kedua, tanggung jawab keumatan. Yaitu menjaga umat dari akidah-akidah yang salah. Menjaga umat agar kuat secara pendidikan, ekonomi, dan kesehatan.

Ketiga, tanggung jawab kebangsaan dan kenegaraan. Ini tanggungjawab yang penting dalam konteks hidup berbangsa, yaitu menjaga negara Indonesia dari ideologi-ideologi lain di luar konsensus nasional.

Horas sangat setuju apa yang disampaikan KH Ma'ruf Amin tersebut. Baginya Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah harga mati yang tak bisa ditawar, dan tidak akan ada yang bisa menggantikannya.

"KH Ma'ruf Amin dengan tegas mengatakan bahwa khilafah bukan ditolak tapi memang tertolak sejak dari awal karena tidak sesuai dengan kesepakatan untuk membangun bangsa yang besar dan majemuk oleh para founding fathers negara kita," tegas Horas di Jakarta, Minggu (13/10/2019).

Horas mengimbau semua pemeluk agama untuk saling menghormati dan menghargai satu sama lain.

Menurutnya Indonesia adalah negara plural. Tuhan yang menjadikannya demikian. Jadi kita harus saling menghargai. “Biarlah kita menjalankan ibadah masing-masing, tanpa menyinggung agama-agama lain, dan marilah kita saling mengasihi sesama anak-anak Ibu Pertiwi Nusantara", ujar Horas.

Horas menambahkan serius beragama itu bagus. “Tapi jangan menjadikan negara Indonesia sebagai negara agama yang kita anut," pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemkot Bengkulu Tak Terima Tenaga P3K Tahun 2019

Menurut wali Kota Bengkulu, pemkot tidak akan melakukan penerimaan CPNS dn P3K dalam dua tahun ke depan.

NASIONAL | 14 Oktober 2019

Geledah Rumah Dinas Bupati Lampung Utara, KPK Sita Uang Puluhan Juta Rupiah

Selain rumah Dinas Bupati, tim penyidik juga menggeledah 12 lokasi lainnya pada Kamis (10/10/2019) dan Jumat (11/10/2019).

NASIONAL | 14 Oktober 2019

Terduga Anggota Teroris Ditangkap di Bungo

Selama ini menantunya berjualan makanan berkeliling ke sekolah-sekolah menggunakan sepeda motor.

NASIONAL | 14 Oktober 2019

Tani Centre Segera Judicial Review UU Budidaya

Dalam waktu dekat akan dikaji IPB.

NASIONAL | 14 Oktober 2019

Yulia Tori Raih Best Women Award 2019

Penghargaan tersebut dijadikan motivasi untuk meningkatkan kualitas produk, pelayanan ke konsumen dan memperluas jaringan global.

NASIONAL | 13 Oktober 2019

Rakornas II ARJ Usulkan Haidar Alwi Sebagai Calon Menteri

Haidar Alwi dinilai sosok yang peduli pada relawan dan telah berjuang siang malam tanpa henti bersama relawan untuk memenangkan Jokowi-Amin.

NASIONAL | 13 Oktober 2019

Relawan Jokowi Berharap Kabinet Diisi Menteri yang Tepat

Rakornas menegaskan untuk mengawal pelantikan Joko Widodo-KH Maruf Amin sebagai Presiden-Wakil Presiden RI periode 2019-2024 pada 20 Oktober.

NASIONAL | 13 Oktober 2019

3000 Batang Kayu Rimba Hasil Pembalakan Liar Ditemukan

Ribuan kayu siap edar itu ditemukan di tengah kebun kelapa sawit, Desa Pasir Putih, Tanah Laut, Kalsel.

NASIONAL | 13 Oktober 2019

Ratusan Pengungsi Wamena Tiba di Makassar

Sebanyak 116 orang pengungsi warga Sulawesi Selatan korban kerusuhan di Wamena, Papua tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

NASIONAL | 13 Oktober 2019

Polres Bogor Sosialisasi Sistem Dua Satu Menuju Puncak

Kebijakan satu jalur di kawasan Puncak yang berlangsung selama 32 tahun itu dinilai sudah tidak efektif mengurai kemacetan.

NASIONAL | 13 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS