Palapa Ring Bukti Komitmen Pembangunan Indonesiasentris

Palapa Ring Bukti Komitmen Pembangunan Indonesiasentris
Presiden Joko Widodo (kanan) memberi sambutan saat meresmikan pengoperasian Palapa Ring di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (14/10/2019). Palapa Ring tersebut akan menghubungkan 514 kabupaten dan kota melalui koneksi internet. ( Foto: ANTARA FOTO / Puspa Perwitasari )
Carlos KY Paath / JAS Senin, 14 Oktober 2019 | 11:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) melaksanakan pembangunan Indonesiasentris, bukan Jawasentris. Salah satu contohnya yaitu keberadaan Palapa Ring Timur.

“Kita telah membangun interkoneksi Papua dan Papua Barat, ada 42 kabupaten/ kota. Ini menunjukkan keberpihakan pemerintah yang tidak Jawasentris, tapi Indonesiasentris,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara.

Hal itu disampaikan Rudiantara pada acara pengoperasian Palapa Ring di Istana Negara, Jakarta, Senin (14/10/2019). “Bagi panglima TNI, di Saumlaki, Aru itu semua sekarang sudah terhubung. Kalau mau menempatkan pasukan di mana, silakan gunakan infastruktur ini,” ucap Rudiantara.

Rudiantara menjelaskan, Palapa Ring Barat sudah rampung pada 2018, Palapa Ring Tengah selesai awal 2019, sedangkan Papua Ring Timur tuntas akhir Agustus 2019. Palapa Ring Timur mencakup Papua, Maluku, NTT (Nusa Tenggara Timur) sampai Rote Ndao.

Rencananya, lanjut Rudiantara, Palapa Ring Timur selesai akhir kuartal kedua. “Namun di Papua, kondisi geografisnya tidak memungkinkan kami selesaikan tepat waktu, hingga baru selesai akhir Agustus 2019,” ungkap Rudiantara.

Rudiantara menuturkan, pemerintah membangun Palapa Ring Timur di 30 kabupaten/ kota yang tidak ada jaringan tulang punggung sama sekali. Rudiantara menjelaskan, Palapa Ring ibarat jalan tol untuk internet kecepatan tinggi.

“Mulai Agustus, dari 514 kabupaten/ kota, tidak ada yang tidak dihubungkan dengan jalan tol tadi. Ini Kementerian Komunikasi dan Informatika beserta teman-teman operator yang membangun jaringan tulang punggung tadi,” imbuh Rudiantara.



Sumber: Suara Pembaruan