Kasus Suap Impor Ikan, KPK Periksa Sekjen KKP
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Suap Impor Ikan, KPK Periksa Sekjen KKP

Selasa, 15 Oktober 2019 | 11:22 WIB
Oleh : Fana Suparman / WBP

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan memeriksa Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilato Perbowo, Selasa (15/10/2019). Nilato, bakal diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap impor ikan tahun 2019. Keterangan Nilato dibutuhkan penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera, Mujib Mustofa yang menyandang status tersangka penyuap Direktur Utama Perum Perindo, Risyanto Suanda.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MMU (Mujib Mustofa, Direktur PT. Navy Arsa Sejahtera)," kata Jubir KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi.

Namun, Febri tidak merinci kaitan Nilato dengan Mujib maupun dalam kasus ini.

Selain Nilato, KPK juga menjadwalkan memeriksa sejumlah saksi lainnya, seperti Pemilik PT Bahari Sejahtera Ang Benny Shawpindo, Direktur PT YFIN International Juniosco Cuaca, dan seorang ibu rumah tangga bernama Nurlaila. Ketiganya juga bakal diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Mujib Mustofa.

Dalam kasus ini, Risyanto diduga menerima suap dari Mujib agar PT Navy Arsa Sejahtera agar mendapat kuota impor ikan dengan total komitmen 750 ton. Padahal, PT Navy Arsa Sejahtera merupakan salah satu perusahaan importir ikan yang telah masuk blacklist sejak tahun 2009 karena melakukan impor ikan melebihi kuota. KPK menduga alokasi fee senilai Rp1.300 untuk setiap kilogram Frozen Pacific Mackarel yang diimpor ke Indonesia. Pembicaraan pengurusan kuota impor ikan ini berawal dari seorang mantan pegawai Perum Perindo yang mengenalkan Mujib dengan Risyanto.

Pada Mei 2019, Mujib dan Risyanto kembali melakukan pertemuan yang menyepakati Mujib mendapat kuota impor ikan sebanyak 250 ton dari kuota impor Perum Perindo yang disetujui Kementerian Perdagangan (Kemdag). Dengan demikian meskipun kuota impor diberikan kepada Perum Perindo, pada kenyataannya yang melakukan impor adalah PT Navy Arsa Sejahtera.

Sebanyak 250 ton ikan yang diimpor oleh PT Navy Arsa Sejahtera kemudian dikarantina dan disimpan di cold storage milik Perum Perindo. Berdasarkan keterangan Mujib, hal ini dilakukan untuk mengelabui otoritas yang berwenang agar seolah-olah yang mengimpor adalah Perum Perindo.

Tak sampai di situ, pada 16 September 2019, Mujib kembali bertemu dengan Risyanto di salah satu lounge hotel di Jakarta Selatan. Dalam pertemuan tersebut, Risyanto menanyakan kesanggupan Mujib menyiapkan kuota impor ikan tambahan sebesar 500 ton untuk Oktober 2019. Mujib Mustofa menyatakan kesanggupannya dan diminta oleh Risyanto Suanda untuk menyusun daftar kebutuhan impor ikan yang diinginkan.

Pada pertemuan itu juga, Risyanto menyampaikan permintaan uang sebesar US$ 30.000 atau senilai sekitar Rp 400 juta kepada Mujib untuk keperluan pribadi. Risyanto meminta Mujib untuk menyerahkan uang tersebut melalui Adhi Susilo yang menunggu di lounge hotel yang sama.

Selanjutnya, pada 19 September 2019, Risyanto dan Mujib kembali melakukan pertemuan di salah satu cafe di Jakarta Selatan. Mujib menyampaikan daftar kebutuhan impor ikan kepada Risyanto dalam bentuk tabel berisi Informasi jenis ikan, jumlah dan komitmen fee yang akan diberikan kepada pihak Perum Perindo untuk setiap kilogram ikan impor. Komitmen fee yang disepakati adalah sebesar Rp 1.300 per kilogram ikan. Tak hanya itu, KPK juga akan mendalami dugaan penerimaan sebelumnya dari perusahaan importir lain yaitu sebesar US$ 30.000, 30.000 dolar Singapura dan 50.000 dolar Singapura.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Pemerintah Luncurkan Program “Ayo Kursus” untuk Masyarakat Usia Belajar

Program Ayo Kursus menyasar 24.000 orang yang tidak bersekolah dengan umur di bawah 25 tahun.

NASIONAL | 22 September 2021

Gempa Bumi 5,2 M Guncang Maluku Utara

Gempa bumi magnitudo (M) 5,2 melanda wilayah Provinsi Maluku Utara pada Rabu (22/9/2021) malam sekitar pukul 19:03:31 WIB.

NASIONAL | 22 September 2021

Korupsi Dana Hibah Masjid Sriwijaya, Alex Noerdin Diduga Rugikan Negara Rp 130 Miliar

Mantan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin kembali dijerat. Kali ini, Alex ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya.

NASIONAL | 22 September 2021

Alex Noerdin Ditetapkan Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah

Mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, sebagai tersangka terkait kasus dugaan korupsi pemberian dana hibah pembangunan Masjid Sriwijaya Palembang.

NASIONAL | 22 September 2021

Terima Suap Rp 5 M, Eks Pejabat Pajak Sunat Pajak Bank Panin Rp 600 M

Eks pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno dan Dadan Ramdani didakwa menerima Rp 5 miliar untuk menurunkan nilai pajak Bank Panin senilai Rp 600 miliar.

NASIONAL | 22 September 2021

Cakupan Vaksinasi di Banten Rendah karena Pasokan Vaksin dari Pusat Kurang

Menurut Andika, dari target sekitar 18 juta dosis vaksinasi Covid-19 di Provinsi Banten, pemerintah pusat baru mengalokasikan sekitar 8,5 juta dosis.

NASIONAL | 22 September 2021

Satgas Nemangkawi Bekuk ASN Pemasok Amunisi KKB

Satgas Nemangkawi berhasil menangkap oknum aparatur negeri sipil (ASN) Kabupaten Yahukimo berinisial ES.

NASIONAL | 22 September 2021

Presiden Jokowi dan Ketua DPR RI Apresiasi Penanganan Covid-19 di Banten

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi Provinsi Banten.

NASIONAL | 22 September 2021

Kapal Penjaga Pantai AS Ikuti Latihan Bersama Bakamla di Selat Singapura

Kapal Penjaga Pantai AS dan Bakamla melakukan serangkaian operasi dan latihan bersama di Selat Singapura.

NASIONAL | 22 September 2021



TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Belum Ditemukan Kasus Penularan Covid-19 di PTM Terbatas Kota Bekasi

Belum Ditemukan Kasus Penularan Covid-19 di PTM Terbatas Kota Bekasi

MEGAPOLITAN | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings