KPK OTT Lagi, Tangkap 8 Orang di Kaltim

KPK OTT Lagi, Tangkap 8 Orang di Kaltim
Basaria Panjaitan. ( Foto: Antara )
Fana Suparman / AO Selasa, 15 Oktober 2019 | 23:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dikabarkan kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT), Selasa (15/10/2019). Kali ini, operasi senyap digelar tim Satgas KPK di Kalimantan Timur (Kaltim).

"Tim kami memang sedang ada di Kaltim, tetapi masih dalam pengembangan," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (15/10/2019). Sejauh ini, kata Basaria, tim Satgas KPK telah mengamankan delapan orang terkait OTT di Kaltim.

"Kalau tidak salah ada delapan orang," katanya. Namun, Basaria masih enggan mengungkap identitas para pihak yang dibekuk. Basaria hanya menyebutkan terdapat kepala balai yang turut diamankan.

"Ini berurusan dengan kepala balai," katanya.

Basaria mengatakan, sejumlah pihak yang diamankan telah dibawa menuju Gedung Merah Putih Jakarta. Meski demikian, Basaria masih belum menyebutkan barang bukti yang disita tim Satgas KPK pada operasi di Kaltim ini.

"Kami belum sampai ke situ, berapa uang yang disita, karena mereka masih dalam pengembangan. Tapi yang pasti pelaku utamanya sudah di tangan kita sekatang," katanya.

KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status perkara dan status hukum para pihak yang dibekuk. KPK berjanji akan menyampaikan secara rinci mengenai OTT di Kaltim ini dalam konferensi pers.

OTT di Kaltim ini hanya berselang satu hari dari OTT terhadap Bupati Indramayu, Supendi dan tujuh orang lainnya pada Senin (15/10/2019). Terkait OTT di Indramayu, KPK telah menetapkan empat orang sebagai tersangka, yakni Bupati Indramayu Supendi, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Omarsyah dan Kepala Bidang Jalan di Dinas PUPR Kabupaten Indramayu, Wempy Triyono serta Carsa AS.



Sumber: Suara Pembaruan