Eks Petinggi Krakatau Steel Dituntut 2 Tahun Penjara

Eks Petinggi Krakatau Steel Dituntut 2 Tahun Penjara
Setelah ditetapkan tersangka, KPK menahan Direktur Teknologi dan Produksi PT Krakatau Steel Wisnu Kuncoro.
Fana Suparman / CAH Rabu, 16 Oktober 2019 | 16:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jaksa Penuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuntut Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta untuk menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp100 juta subsider 3 bulan kurungan terhadap mantan Direktur Produksi dan Teknologi Krakatau Steel, Wisnu Kuncoro. Jaksa meyakini Wisnu Kuncoro terbukti bersalah karena menerima suap sebesar Rp 156 juta dari ‎Direktur Utama PT Grand Kertech, Kenneth Sutardja dan Direktur PT Tjokro Bersaudara, Kurniawan Eddy Tjokro melalui perantara Alexander Muskitta.

"Menuntut majelis hakim agar menyatakan terdakwa Wisnu Kuncoro terbukti secara sah dan meyakinkan menurut hukum bersalah secara bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi," kata jaksa KPK M Asri saat membacakan surat tuntutan terhadap Wisnu Kuncoro di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Baca JugaCegah Korupsi, BUMN Dinilai Perlu Terapkan Lelang Jabatan

Jaksa membeberkan, Wisnu menerima uang sebesar Rp 156 juta dari Kenneth Sutardja dan Kurniawan Eddy Tjokro. Uang tersebut diterima melalui perantara bernama Kurnia Alexander Muskitta. Secara terpisah, Jaksa menuntut Alexander dihukum 3 tahun pidana penjara dan denda Rp 100 juta subsider 3 bulan kurungan.

Baca JugaBos-bos BUMN Terciduk KPK, Sri Mulyani Sebut Mereka Pengkhianat

Jaksa meyakini uang tersebut diberikan agar Wisnu memuluskan keinginan Kenneth terkait persetujuan proyek pengadaan dua unit boiler kapasitas 35 ton senilai Rp 24 miliar. Jaksa juga meyakini uang tersebut diberikan agar Wisnu menyetujui proyek PT Tjokro Bersaudara dalam pengadaan pembuatan dan pemasangan dua unit Spare Bucket Wheel Stacker/Reclaimer Primary Yard dan Harbors Stockyard yang keseluruhannya bernilai Rp13 miliar di PT Krakatau Steel. 



Sumber: Suara Pembaruan