KPK Jerat Wawan dan Fuad Amin Sebagai Tersangka Jual Beli Sel Mewah
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Jerat Wawan dan Fuad Amin Sebagai Tersangka Jual Beli Sel Mewah

Kamis, 17 Oktober 2019 | 08:24 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menjerat Tubagus Chaeri Wardana atau Wawan sebagai tersangka kasus korupsi. Terpidana suap sengketa Pilkada Lebak itu ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus dugaan jual beli fasilitas dan sel mewah di Lapas Sukamiskin, Bandung.

Tak hanya Wawan, dalam perkara ini, status tersangka juga disematkan KPK kepada mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein, Kalapas Sukamiskin periode 2013-2018 atau pendahulu Wahid Husein, Deddy Handoko; Dirut PT Glori Karsa Abadi, Rahadian Azhar; serta terpidana kasus kasus suap dan pencucian uang, Fuad Amin yang meninggal dunia beberapa waktu lalu.

Penetapan lima orang tersangka tersebut merupakan pengembangan kasus jual beli fasilitas dan sel mewah di Lapas Sukamiskin yang menjerat Wahid Husein dan pengusaha Fahmi Dharmawansyah.

"Setelah munculnya sejumlah fakta baru tentang dugaan keterlibatan pihak lain, KPK membuka penyelidikan baru hingga ditemukan bukti permulaan yang cukup dan meningkatkan perkara ke penyidikan kasus tindak pidana korupsi pemberian dan penerimaan hadiah atau janji terkait pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Klas I Sukamiskin. Dalam penyidikan tersebut sekaligus ditetapkan lima orang tersangka," kata Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (16/10/2019).

KPK menduga Wawan memberikan suap berupa Mobil Toyota Kijang Innova Reborn G Luxury dan uang Rp 75 juta kepada Deddy Handoko. Kepada Wahid Husein, selama priode 14 Maret 2018-21 Juli 2018, Wawan diduga telah memberikan uang Rp75 juta.

"Pemberian-pemberian tersebut diduga memiliki maksud untuk mendapatkan kemudahan izin keluar Lapas dari DHA (Deddy Handoko) dan WH (Wahid Husein) saat menjadi Kalapas Sukamiskin. Izin yang berusaha didapatkan adalah izin berobat ke luar lapas maupun izin luar biasa," katanya.

Sedangkan Rahadian diduga memberi Mistsubishi Pajero Sport kepada Wahid Husein pada 28 Juni 2018.

Atas perbuatannya, Wahid dan Deddy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 dan Pasal 12 B Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 64 Ayat (1) KUHP.

Sementara Wawan, Fuad Amin, dan Rahadian dijerat sebagai pihak pemberi dalam kasus ini. Wawan dan Fuad disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Sedangkan Rahadian disangkakan melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a atau 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Amnesti atau Grasi Massal, Solusi Jangka Pendek Atasi Lapas Overcrowded

Amnesti atau grasi massal merupakan solusi jangka pendek untuk mengatasi lapas overcrowded.

NASIONAL | 21 September 2021


Eddy Hiariej: Lapas Overcrowded Bukan Kesalahan Kemkumham

Eddy Hiariej menegaskan permasalahan lapas overcrowded bukan kesalahan Kemkumham.

NASIONAL | 21 September 2021

Satgas Madago Raya Rilis 4 DPO Terduga Teroris Poso, Ini Tampang Mereka

Saat ini DPO teroris Poso tersisa empat orang, masing-masing atas nama Askar alias Pak Guru, Mukhlas alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin

NASIONAL | 21 September 2021

7 Teroris Mujahidin Indonesia Timur Jaringan Poso Tewas Sepanjang 2021

Qatar yang dikenal sadis adalah eksekutor utama teroris Poso. Dia dipanggil Amir atau pimpinan dalam jaringan kelompok teroris Poso tersebut.

NASIONAL | 21 September 2021

Masa Depan Indonesia Ditentukan Keberhasilan Pembelajaran Tatap Muka

Ahmad Muzani menyatakan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh keberhasilan pembelajaran tatap muka yang dimulai berlangsung pada hari-hari ini.

NASIONAL | 21 September 2021

Diperiksa Sebagai Saksi, Anies Harap Keterangannya Bermanfaat bagi KPK

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berharap keterangannya dapat bermanfaat bagi penyidik KPK terkait kasus dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul

NASIONAL | 21 September 2021

PSBB, Cara Unik Bernard Huang Bantu Pedagang Kecil Terdampak PPKM

Bernard berkeliling Kota Batam dalam menjalankan misi PSBB-nya, dimulai dari kawasan Nagoya, Seipanas, Batam Center, dan kawasan lainnya.

NASIONAL | 21 September 2021

Binance Charity Pimpin Proyek Penanaman 10 Juta Pohon di Seluruh Dunia

Inisiatif Binance Charity telah berhasil mengundang 17 platform industri kripto untuk membantu upaya reforestasi dan menargetkan 100 anggota pada 21 Maret 2022.

NASIONAL | 21 September 2021

Diperiksa KPK, Ketua DPRD DKI Ditanya Soal Mekanisme Penganggaran

Prasetio Edi Marsudi rampung menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan korupsi pengadaan tanah di Munjul oleh KPK dan dimintai keterangan soal penganggaran

NASIONAL | 21 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Naik ke Podium PBB, BTS Ditonton Sejuta Orang

Naik ke Podium PBB, BTS Ditonton Sejuta Orang

DUNIA | 26 detik yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings