Darmin, Pencipta Varietas Unggul Tamatan SD
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Darmin, Pencipta Varietas Unggul Tamatan SD

Kamis, 17 Oktober 2019 | 09:59 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Profesi sebagai pemulia tanaman (breeder) bagi seorang Darmin sudah menjadi bagian dari kehidupannya. Setidaknya sudah banyak varietas unggul padi yang dihasilkan memberikan manfaat bagi petani di Indonesia.

Meskipun hanya lulusan Sekolah Dasar (SD), Darmin yang berprofesi sejak kecil sebagai petani ini memiliki kemauan untuk belajar, termasuk dalam hal menyilangkan varietas-varietas padi agar menjadi tanaman unggul.

Prestasi terakhir, pria kelahiran Indramayu ini berhasil menyilangkan varietas padi Ciherang dengan varietas kebo. Karya Darmin ini sejak diluncurkan 2018 sudah banyak dipergunakan petani di berbagai daerah.

"Saya mencoba menggabungkan varietas Ciherang yang dikenal pulen dengan varietas kebo yang berbuah banyak. Hasilnya menghasilkan varietas pulen dan berbuah banyak serta telah diakui oleh Badan Litbang Kementerian Pertanian," kata Darmin dalam sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Darmin mengaku profesi sebagai pemulia tanaman berangkat dari keprihatinan melihat produksi tanaman padi teman-temannya sesama petani hanya sedikit. Banyak rekan-rekannya sesama petani yang beralih profesi atau bekerja di luar pertanian untuk mencari tambahan penghasilan.

Berangkat dari kondisi petani tersebut, kemudian dia belajar dari pemulia tanaman di Badan Litbang Kementerian Pertanian untuk menyilangkan tanaman ternyata hasil perdananya sangat memuaskan.

Hingga kini profesi sebagai pemulia tanaman ditekuni dengan tidak meninggalkan profesinya sebagai petani. Karyanya tidak kalah dengan mereka yang menekuni profesi pemulia tanaman dari perguruan tinggi.

Dibutuhkan
Peneliti dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Sobir, mengatakan profesi pemulia tanaman ini memang tidak kelihatan, namun sangat dibutuhkan di kalangan petani.

Menurut Sobir, mereka berkontribusi besar terhadap swasembada pangan karena dari karya mereka bisa menghasilkan varietas-varietas tanaman unggul tahan penyakit, produksi lebih banyak, serta rasa yang dapat disesuaikan dengan selera pasar.

Mengenai peminat program studi pemulia tanaman, Sobir mengatakan setiap tahunnya mengalami kenaikan karena memang tenaga ini memang sangat dibutuhkan untuk Indonesia yang tengah menuju swasembada pangan.

Sobir mengatakan profesi ini memang memiliki banyak saluran dan dapat dipelajari seperti di IPB University atau melalui talenta (bakat) seperti kemampuan yang dimiliki Darmin setelah bertahun-tahun bergelut sebagai petani padi.

Sobir mengibaratkan profesi pemulia tanaman lulusan perguruan tinggi dengan talenta seperti Darmin ini sebagai astronom dan astronaut.

Seorang astronom dapat mempelajari bulan tanpa harus berkunjung ke bulan seperti halnya dengan astronaut. Namun untuk menjadi astronaut harus bisa ke bulan.

Sobir melihat apa yang dilakukan Darmin serta pemulia tanaman lainnya merupakan pekerjaan langka namun dibutuhkan untuk negara-negara agraris seperti Indonesia. Pekerjaan ini menggabungkan seni dan teknik bercocok tanam untuk menghasilkan varietas yang diinginkan petani maupun konsumen.

Dia mencontohkan kalau dulu masyarakat hanya mengenal semangka sebagai buah dengan daging berwarna merah yang banyak bijinya. Namun berkat peran pemulia tanaman kita tersedia semangka tanpa biji, bahkan dagingnya kini ada yang berwarna merah.

Teknologi
Seiring perkembangan teknologi, saat ini melalui rekayasa DNA tanaman juga dapat dilakukan penyilangan varietas tanaman untuk mendapatkan hasil terbaik.

Pertanyaannya, apakah peran dari pemuliaan tanaman akan tergantikan?

Managing Director PT East West Seed Indonesia (Ewindo), Glenn Pardede mengatakan teknologi yang berkembang saat ini semakin memudahkan untuk pemuliaan tanaman, namun tetap tidak dapat menggantikan peran manusia.

Menurut Glenn teknologi itu hanya alat, sedangkan kreativitas dan seni untuk memproduksi varietas tanaman tetap di tangan manusia, tidak akan tergantikan.

Glenn menegaskan secanggih apa pun teknologi yang berkembang saat ini profesi ini tidak akan pernah tergantikan.

Glenn bahkan mengatakan para ahli di bidang ini, ​saat ini bahkan banyak dicari bahkan rawan untuk dibajak perusahaan atau bahkan ada yang bersolo karir. "Apalagi kalau sudah berpengalaman untuk memproduksi varietas-varietas unggul," katanya.

Terkait pentingnya peran pemulia tanaman, belum lama ini Perhimpunan Ilmu Pemuliaan Indonesia (Peripi), IPB University, dan perusahaan benih sayuran tropis hibrida PT Ewindo memberikan penghargaan kepada enam pemulia tanaman atau breeder terbaik Indonesia.

Muhamad Syukur mewakili Peripi berharap peran pemerintah lebih ditingkatkan lagi terutama dalam meningkatkan aktivitas budaya dan meningkatkan produksi.

Salah satu breeder yang mendapat penghargaan adalah Darmin yang juga disejajarkan dengan peraih penghargaan lainnya yakni Yudhistira Nugraha, Suwarto, Sumanah, Rebin, Fatkhu Rohman.

M Syukur mengatakan peran breeder ini sangat penting ke depannya mengingat pada 2025 populasi Indonesia diperkirakan mencapai 270 juta jiwa.

Tantangan untuk memenuhi kebutuhan pangan cukup berat seiring turunnya produktivitas lahan. Selain itu juga karena tingginya laju konversi lahan pertanian ke nonpertanian sekitar 50.000 hektare per tahun, perubahan iklim serta degradasi kualitas sumber daya alam akibat dari proses pembangunan yang tidak ramah lingkungan.

Ketersediaan benih unggul adalah salah satu solusi penyediaan pangan masa depan. Benih unggul adalah salah satu sarana produksi yang memegang peran penting dalam peningkatan produksi, mutu dan standar kualitas produk tanaman pangan dan hortikultura.

Agaknya, benih menjadi salah satu komponen kunci dalam pencapaian perwujudan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia pada 2045. Karenanya, penemuan varietas unggul baru, pengembangan kualitas benih, penyebaran maupun pengawasan dan pengendaliannya merupakan kerangka dasar untuk membangun kedaulatan benih di Indonesia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings