TNI Lakukan Operasi Teritorial di Jayawijaya

TNI Lakukan Operasi Teritorial di Jayawijaya
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) didampingi Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab (kedua kiri) menyalami anggota Brimob di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin, 14 Oktober 2019. ( Foto: Antara / M Risyal Hidayat )
Robert Isidorus / JEM Kamis, 17 Oktober 2019 | 14:45 WIB

Wamena, Beritasatu.com -Aparat TNI melakukan operasi teritorial (Opster) 2019 dengan menyasar empat titik di Kabupaten Jayawijaya, Papua. Yakni Kampung Yonggime, Distrik Pyramid, Kampung Silokarno Doga, Distrik Silokarno Doga, Kampung Wouma, Distrik Wouma, dan seluruh kampung di Distrik Wamena.

Wilayah-wilayah ini yang terdampak kerusuhan massa yang menewaskan 34 orang dan melukai 77 orang terluka, serta ratusan rumah warga serta fasilitas sosial/pemerintah ludes dibakar massa. Sejumlah 200 personel TNI dikirim ke wilayah-wilayah ini untuk melaksanakan Opster 2019.

Pembukaan Operasi Teritorial 2019 digelar dalam upacara dipimpin Bupati Jayawijaya Jhon Richard Banua, di lapangan Bola Kimbim, Distrik Asologaima, Rabu (16/10/2019). Pada kesempatan itu Bupati menyampaikan bahwa pihaknya mendukung sepenuhnya Opster TNI yang dilaksanakan Korem 172/PWY di Papua.

“Opster ini tujuannya untuk melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat sehingga TNI bisa bekerja sama membangun kembali semua tempat maupun fasilitas yang dibutuhkan oleh masyarakat di Jayawijaya,” kata Bupati Jhon seperti dikutip dari rilis Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kamis (17/10/2019).

Bupati menegaskan, keberadaan TNI-Polri di Jayawijaya sangatlah penting untuk membantu pemerintah daerah dalam proses percepatan pembangunan bukan untuk membuat takut masyarakat.

“TNI dan Polri turun langsung ke kampung-kampung berinteraksi dengan masyarakat. Tidak benar kalau ada opini yang mengatakan keberadaan TNI dan Polri di Kabupaten Jayawijaya membuat takut masyarakat. Aparat dan masyarakat terus bersatu dan tidak ada kata perbedaan,” tegas Bupati Jhon.

Sementara Danrem 172/PWY Kolonel Inf J Binsar Parluhutan Sianipar pada kesempatan itu mengatakan, Opster TNI 2019 di Jayawijaya sesuai dengan arahan Mabes TNI. “Kita lakukan upaya-upaya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang ada di wilayah ini. Kemudian diselaraskan dengan kondisi aktual yang ada di wilayah Kabupaten Jayawijaya khususnya Wamena. Kita melakukan berbagai komunikasi dengan masyarakat dengan upaya-upaya pembangunan. Berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten atau bupati kita berusaha membangun berbagai hal baik berbentuk fisik dan non fisik,” ujarnya

Disebutkan, untuk sasaran fisik tahap awal membangun 6 rumah masyarakat, 1 gereja, 5 sumur bor, pemasangan 20 buah lampu jalan, pembangunan 3 kandang babi dan beberapa fasilitas umum lainnya.

"Lalu sasaran nonfisik, kita juga melakukan kegiatan penyuluhan wawasan kabangsaan, bela negara, dan perlombaan PCTA (Parade Cinta Tanah Air). Juga kegiatan di bidang kesehatan yaitu penyuluhan dan pengobatan masal, karya bakti, olahraga bersama, pembagian sembako kepada masyarakat, ibadah bersama tokoh agama, dan lain sebagainya," kata Danrem.

Sasaran tambahan akan dilaksanakan pemasangan solar cell di rumah masyarakat sebanyak 75 unit bekerja sama dengan PT PLN(Persero) Wilayah Papua, pembuatan 2 MCK umum bekerja sama BRI Cabang Wamena, dan lainnya.

“Intinya adalah membangun dan membantu hal-hal yang paling dibutuhkan oleh masyarakat saat ini di Jayawijaya,” katanya.

Situasi Wamena, katanya, sudah semakin kondusif. Kegiatan sosial perekonomian masyarakat berjalan normal kembali.

Pihaknya juga berharap, kegiatan tersebut dapat membangun interaksi masyarakat dengan TNI di daerah ini. “Kita juga berusaha membangun suasana yang lebih kondusif di wilayah Jayawijaya khususnya di Wamena dan sekitarnya sehingga tercipta opini masyarakat bahwa situasi sudah berangsur pulih,” katanya.

Kepala Suku Daerah Omargma Alex Silo Soekarno Doga (pewaris tungal dari Silo Soekarno Doga) menyatakan menyambut baik Opster TNI di Jayawijaya.

“Pembangunan sampai di daerah ini, kami sangat berterima kasih, kami perlu membangun daerah ini dengan TNI bersama rakyat,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan