NTT Terancam Penyebaran Virus ASF dari Timor Leste
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

NTT Terancam Penyebaran Virus ASF dari Timor Leste

Jumat, 18 Oktober 2019 | 10:01 WIB
Oleh : Yoseph A Kelen / FMB

Kupang, Beritasatu.com - Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berbatasan langsung dengan Negara Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) yang saat ini terserang wabah virus African Swine Fever (ASF). Virus ini mengancam enam kabupaten di wilayah NTT karena aktivitas masyarakat NTT dan Timor Leste setiap saat bertemu karena kesamaan budaya dan adat. Daerah yang terancam antara lain Belu, Malaka, Timor Tengah Utara, Timor Tengah Selatan, Kupang dan Alor.

Kepala Dinas Peternakan NTT, Ir. Dani Suhadi, mengatakan otoritas kesehatan hewan Timor Leste sudah berkoordinasi Organisasi Kesehatan Hewan Dunia atau OIE dan melaporkan bahwa jutaan ternaknya terserang flu babi Afrika. Kementerian Pertanian melalui Badan Karantina Pertanian (Barantan) pun telah menyampaikan kewaspadaan dini dan terus melakukan upaya pengawasan dan pencegahan masuknya virus ASF ke Indonesia.

"Gubernur telah mengeluarkan surat edaran meminta semua daerah untuk waspada terhadap masuknya virus demam babi Afrika dari wilayah Timor Leste, terutama kabupaten yang berbatasan langsung dengan Timor Leste," kata Dani Suhadi di Kupang, Jumat, (18/10/2019) pagi.

Dani menyatakan, pemerintah daerah telah mengambil sejumlah langkah antisipatif untuk mencegah masuknya virus flu babi Afrika ke wilayah NTT. Langkah yang telah diambil antara lain berkoordinasi dengan petugas perbatasan di pos lintas batas Mota'ain, kabupaten Belu, Wini kabupaten Timor Tengah Utara dan Notamasin, dan berkoordinasi dengan Balai Besar Karantina Hewan. Bahkan semua kendaraan dari RDTL yang hendak masuk wilayah NTT disemprot dengan cairan untuk menghindari virus tersebut.

"Kami lakukan berbagai langkah antisipatif karena belum ada vaksin untuk mencegah virus yang mematikan ternak babi itu," kata Dani.

Pada kesempatan itu ia mengimbau kepada seluruh masyarakat NTT untuk tidak mendatangkan daging olahan atau daging beku babi dari Timor Leste, termasuk secara online walaupun harga dagingnya jauh lebih murah.

"Daging olahan itu bukan hanya babi tapi semua jenis ternak lainnya untuk mencegah masuknya virus ASF ke wilayah NTT," ungkap Dani.

Asisten II Setda NTT dan mantan Kepala Dinas Peternakan NTT, Semuel Rebo, menyampaikan para petugas telah mengambil sampel ternak babi milik petani pada beberapa daerah di Pulau Timor untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium. Memang sampai saat ini belum ada laporan mengenai kasus ternak yang terserang virus ASF di provinsi NTT.

"Walau belum ada laporan kasus ASF, namun kita harus waspada karena NTT berbatasan langsung dengan Timor Leste dan hampir setiap saat masyarakat NTT dan Timor Leste bertemu baik itu urusan keluarga atau urusan adat daging babi merupakan komsumsi masyarakat di kedua daerah ini, sehingga harus dilakukan pencegahan dini," kata Semuel Rebo.

Menurut Samuel Rebo, Pemerintah NTT telah menggelar rapat koordinasi bersama Karantina Pertanian Kupang dan instansi terkait setelah menerima laporan bahwa virus flu babi Afrika semakin meluas dan telah mewabah di beberapa negara Asia, termasuk Timor Leste.

Dari semua sampel babi yang dikirim untuk diuji, 41 persen dinyatakan positif terserang virus flu babi Afrika. "Virus ASF ini juga mengancam populasi ternak babi di NTT, mengingat NTT merupakan daerah peternakan babi terbesar di Indonesia," kata Semuel Rebo.

Lukas salah satu peternak babi di Kota Kupang mendengar informasi ASF ini dari media, dan ia merasa cemas dan gelisah karena virus ini belum ada obat penangkalnya.

"Kami cemas dan pasrah. Sebab obat penawar demam babi ini belum ada. Kami berdoa saja, minta bantuan dari Yang Maha Kuasa agar campur tangan Tuhan melalui para tim petugas baik dari Karantina pertanian, bupati, dokter hewan, TNI, polri, kepala desa yang bertugas saat ini sehingga NTT tidak terserang virus ASF," harapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Kasus Dugaan Suap Azis Syamsuddin, KPK Telusuri Tersangka Lain

Penyidik KPK tidak akan pernah berhenti melakukan upaya penyelidikan dan penyidikan tindak pidana korupsi yang dilakukan Azis Syamsuddin.

NASIONAL | 25 September 2021

Sebagai Wakil Rakyat, Azis Syamsuddin Harusnya Jadi Contoh Antikorupsi

KPK menetapkan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin sebagai tersangka kasus dugaan suap penanganan perkara korupsi di Kabupaten Lampung Tengah.

NASIONAL | 25 September 2021

IT Del Berkontribusi Mencetak Talenta Baru Percepatan Transformasi Digital

Indonesia hingga 2030 bakal membutuhkan setidaknya sembilan juta talenta digital atau sekitar 600 ribu talenta per tahun.

NASIONAL | 25 September 2021

Elnusa Petrofin Tuntaskan Rangkaian CSR Hibah Head Truck

Hibah head truck bertujuan sebagai sarana belajar mahasiswa teknik untuk menjalankan praktikum yang mendukung teori.

NASIONAL | 25 September 2021

Sekjen LPOI Ingatkan Bahaya Fanatisme Ekstrem Agama

Sekjen LPOI Denny Sanusi mengingatkan bahaya fanatisme ekstrem agama yang dapat memecah belah masyarakat.

NASIONAL | 25 September 2021


Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Pelaku Terekam CCTV

Polrestabes Makassar tengah mengejar pelaku pembakar mimbar di Masjid Raya Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

NASIONAL | 25 September 2021

Azis Syamsuddin Jadi Tersangka, Golkar Kaji Secara Mendalam

Partai menugaskan Bakuham Golkar untuk mencermati perkembangan dan mengkaji perkara ini.

NASIONAL | 25 September 2021

Aksi Teror KKB, Warga Dievakuasi dari Kiwirok ke Oksibil

Masih ada beberapa warga yang akan dievakuasi dari Kiwirok.

NASIONAL | 25 September 2021

Waspada, 23 Wilayah Akan Alami Cuaca Ekstrem

Suhu udara pada hari ini di Tanah Air berkisar mulai dari 20 derajat hingga 35 derajat Celsius dengan kelembaban udara 50-100%.

NASIONAL | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Ini Alasan DKI Masih Terapkan PPKM Level 3 di Tengah Kasus Covid-19 yang Terkendali

Ini Alasan DKI Masih Terapkan PPKM Level 3 di Tengah Kasus Covid-19 yang Terkendali

MEGAPOLITAN | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings