Ninoy Ungkap Sosok Pria yang Menginterogasinya

Ninoy Ungkap Sosok Pria yang Menginterogasinya
Ninoy Karundeng ( Foto: BeritasatuTV )
Bayu Marhaenjati / YUD Jumat, 18 Oktober 2019 | 20:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pegiat media sosial Ninoy Karundeng, mengungkap sosok pria yang kerap dipanggil 'habib', dalam kasus penganiayaan terhadap dirinya, di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat. Dia bernama Irshad Ahmad, berperan melakukan interogasi, mengancam dan memukulnya.

"Irshad Ahmad itu menginterogasi saya dengan cara yang hanya sekitar 30-40 sentimeter di depan saya. Posisi saya duduk, dia menginterogasi saya, dan dia yang mengultimatum waktu saya tinggal beberapa jam lagi," ujar Ninoy, di Mapolda Metro Jaya, Jumat (18/10/2019).

Baca juga: Ninoy Bongkar Peran Dokter IZH dalam Kasus Penganiayaan

Dikatakan Ninoy, pada saat diinterogasi, pria yang dikenal dengan panggilan 'habib' itu sempat membentak karena ketika diinterogasi dirinya tidak melihat mukanya.

"Dia membentak, 'lihat muka saya, kenali muka saya', dia bilang seperti itu. 'Waktu kamu tinggal beberapa jam lagi, kamu harus tobat', dia ngomong seperti itu, dan dia yang memerintahkan untuk menyediakan ambulans untuk mayat saya, yang nanti akan dibuang di tempat kerusuhan," ungkap Ninoy.

Baca juga: Dokter yang Ditangkap Kasus Ninoy Buka Suara

Ninoy menambahkan, Irshad juga memukul Ninoy setidaknya dua kali ketika melakukan interogasi.

"Dia memukul saya dua kali, saya enggak jelas, dia dalam posisi berdiri saya duduk. Dia pukul dua kali yang saya rasa keras. Dan, ketika saya jatuh, ada orang lain yang menginjak punggung saya. Itu yang terjadi," katanya.

Baca juga: Ini Alasan Polisi Tangkap Dokter IZH di Kasus Ninoy

Menurut Ninoy, bukan hanya Irshad yang menginterogasi dan memukulnya. "Interogasi yang dilakukan habib tadi itu, bukan satu-satunya interogasi. Sebelumnya banyak sekali interogasi, dan setiap ada interogasi ada pukulan-pukulan. Ketika di laptop saya ditemukan informasi atau data-data yang tidak sesuai dengan keinginan mereka, mereka selalu marah dan 'habib' ini menjadi orang yang nyuruh-nyuruh orang lain untuk mukul, dan di situ terjadi pemukulan terus menerus. Itu yang terjadi pada saya, yang saya alami," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com