Curah Hujan Meningkat, Hotspot di Jambi Hampir Padam Total

Curah Hujan Meningkat, Hotspot di Jambi Hampir Padam Total
Ilustrasi kebakaran hutan. ( Foto: ANTARA FOTO / Bayu Pratama S )
Radesman Saragih / WBP Sabtu, 19 Oktober 2019 | 11:43 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi hampir padam total menyusul meningkatnya curah hujan di daerah tersebut. Padamnya sebagian besar karhutla ditandai dengan turunnya titik api (hotspot) hingga 95 persen selama 24 jam terakhir.

Berdasarkan pantauan satelit Terra/Aqua milik Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Sabtu (19/10/2019) pagi, jumlah titik api di Provinsi Jambi tersisa tiga titik. Jumlah tersebut menurun 56 titik atau (95 persen) dibandingkan titik api pada Kamis - Jumat (17 – 18/10). Titik api di Kecamatan Kumpeh berkurang dari delapan titik menjadi tiga titik. Sedangkan titik api di Kecamatan Sadu, Nipahpanjang dan Rantaurasau, Kabupaten Tanjungjabung Timur berkurang dari 41 titik menjadi satu titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Muarojambi, M Zakir mengatakan, drastisnya penurunan titik api di Muarojambi terbantu turunnya hujan lebat hampir dua jam sehari selama tiga hari terakhir. Percepatan pemadaman karhutla juga dibantu upaya pemadaman yang terus dilakukan pasukan pemadaman. “Memang belum semua kebakaran gambut di Kumpeh, Muarojambi hingga Jumat (18/10/2019). Namun sebagian besar kebakaran gambut tersisa hanya di dua lokasi. Jika hujan masih turun lagi dengan lebat Sabtu ini, kebakaran gambut tersebut diperkirakan bisa padam,”kata M Zakir.

Senada dengan itu Kepala Pasukan Pemadam Kebakaran Hutan dan Lahan, Manggala Agni Daerah Operasi (Daops) Berbak, Tanjungjabung Timur, Yuda mengatakan, drastisnya penurunan jumlah titik api di Tanjungabung Timur dari 41 titik menjadi satu titik dalam 24 jam terakhir berkat huan lebat.

Sementara pantauan SP di Kota Jambi, Sabtu (19/10/2019) pagi, asap tipis masih menyelimuti kota itu. Menipisnya asap terjadi sejak Jumat (18/10). Hujan lebat yang mengguyur Kota Jambi juga membuat kualitas udara semakin membaik. Hujan lebat yang turun di Kota Jambi setiap hari selama tiga hari terakhir membuat partikel debu sisa kebakaran hutan tersapu bersih, sehingga kualitas udara membaik.

Kendati curah hujan sudah meningkat dan karhutla hampir padam total, siaga darurat karhutla di Provinsi Jambi tetap berlanjut. Gubernur Jambi, Fachroi Umar memperpanjang siaga darurat karhutla dan asap. “Kami melakukan perpanjangan status siaga darurat karhutla hingga tiga pekan mendatang sebagai bentuk antisipasi dan kesigapan pemerintah agar tidak terjadi karhutla dan kabut asap kembali,” katanya.



Sumber: Suara Pembaruan