Asap Mendadak Tebal di Kota Jambi

Asap Mendadak Tebal di Kota Jambi
Asap tebal masih menyelimuti Kota Jambi hingga Selasa (15/10/2019) pagi. Asap tebal yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tersebut muncul kembali sejak Rabu (9/10/2019). Gambar diambil Selasa (15/10/2019) pagi. ( Foto: Beritasatu Photo / Radesman Saragih )
Radesman Saragih / FMB Senin, 21 Oktober 2019 | 10:01 WIB

Jambi, Beritasatu.com - Asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menipis Senin (21/10/2019) pagi hingga pukul 07.30 WIB mendadak tebal kembali satu jam kemudian. Ketebalan asap yang menyelimuti Kota Jambi meningkat tiba-tiba mulai Senin pukul 08.00 WIB.

Pantauan SP di Kota Jambi, Senin pukul 08.30 WIB, asap tampak tebal dan membatasi jarak pandang hingga 1,5 kilometer. Asap tebal juga membuat bau asap terasa sampai ke dalam rumah. Asap tebal tersebut membuat tenggorokan gatal, nafas terasa sesak dan mata pedih.

Secara terpisah, Kepala Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Addi Setiadi kepada SP di Jambi, Senin (21/10/2019) pagi mengatakan, asap tebal yang tiba–tiba menyelimuti Kota Jambi tersebut merupakan sisa–sisa pemadaman karhutla yang tertiup angin.

“Pantauan kami Senin pagi tidak ada titik api di Jambi. Asap di Kota Jambi juga Senin pagi sekititar jam 07.00 WIB sangat tipis. Tetapi tiba-tiba asap ini tebal. Asap tebal ini kami perkirakan sisa-sisa pemadaman karhutla yang tertiup angin,” katanya.

Dikatakan, biasanya asap tebal sisa karhutla tersebut tak lama akan hilang tertiup angin ke daerah lain. Asap tebal tersebut akan hilang secara bertahap jika tidak muncul lagi titik api.



Sumber: Suara Pembaruan