Ganjar: Banyaknya Tokoh Muda di Kabinet Percepat Pembangunan

Ganjar: Banyaknya Tokoh Muda di Kabinet Percepat Pembangunan
Ganjar Pranowo. ( Foto: Antara )
Stefy Tenu / FER Selasa, 22 Oktober 2019 | 18:35 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Banyaknya tokoh muda dengan latar belakang atau background pengusaha yang dipilih Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk masuk jajaran Kabinet Indonesia Kerja Jilid II, diyakini bakal jadi pasukan tempur untuk percepatan pembangunan perekonomian.

"Nadiem Makarim, Erick Thohir dan Wishnutama adalah nama-nama yang berurusan dengan ekonomi kreatif. Mudah-mudahan mereka ini pasukan-pasukan tempur Pak Jokowi yang akan melakukan percepatan," kata Ganjar Pranowo, di Semarang, Selasa (22/10/2019).

Dengan segala inovasi usaha yang mereka lakukan serta ditunjang usia yang masih muda, Ganjar yakin mereka bakal membuat banyak terobosan di kementerian yang bakal diemban. Karena hal tersebut sudah terbiasa mereka lakukan dalam usaha yang mereka geluti selama ini.

"Baguslah. Setidaknya akan ada sesuatu yang akan berubah. Nampaknya dari orang-orang yang diundang akan membuat terobosan-terobosan. Khususnya dari sisi usianya muda, pengalaman bisnisnya menerobos, sisi kreatif inovatif kelihatan dari mereka," kata Ganjar.

Jika melihat komposisi tokoh yang diundang tersebut, Ganjar meyakini bakal banyak membawa perubahan di jajaran pemerintahan. Terlebih jika melihat menyimak pidato pertama Presiden Jokowi yang menghendaki implementasinya inovasi-inovasi program untuk menghadapi era yang penuh risiko ini. "Saya merasakan satu persiapan perubahan yang Pak Jokowi betul-betul susun dengan baik," kata Ganjar.

Dengan adanya tokoh-tokoh baru serta rencana melahirkan kementerian baru, menurut Ganjar, akan semakin merangsang kaum muda untuk bergerak dan aktif dalam memajukan Tanah Air.

"Kalau kita bicara itu, mudah-mudahan ada kementerian baru yang mengakomodasi itu sehingga anak-anak muda terakomodasi, olahraga terakomodasi, ekonomi kreatif muncul. Dan kemudian mereka akan menjadi pemimpin muda pada sektornya untuk menggerakkan ini," tandas Ganjar.



Sumber: Suara Pembaruan