Mensos Baru Tancap Gas Lanjutkan Program Kesejahteraan Sosial

Mensos Baru Tancap Gas Lanjutkan Program Kesejahteraan Sosial
Menteri Sosial Juliari Batubara. ( Foto: BeritaSatu Photo / Ari Supriyanti Rikin, )
Ari Supriyanti Rikin / YUD Kamis, 24 Oktober 2019 | 20:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Sosial Juliari Batubara mengaku siap melanjutkan kiprah sahabatnya Agus Gumiwang Kartasasmita Mensos terdahulu di kabinet kerja untuk bekerja cepat, responsif dan tepat sasaran.

Dalam acara serah terima jabatan, Mensos Juliari menyebut Agus Gumiwang adalah sahabatnya bahkan kedua orang tua mereka juga bersahabat.

"Saya masuk menggantikan seseorang yang memiliki banyak kesamaan sehingga nyaman meneruskan kepemimpinan di institusi yang pernah dipimpin sahabat saya ini," katanya di sela-sela serah terima jabatan di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial, Jakarta, Kamis (24/10).

Ia mengungkapkan, saat pertama kali dipanggil Presiden Joko Widodo, Presiden benar-benar menyatakan sebagai mensos harus cepat, responsif ketika ada bencana, tepat sasaran karena menyangkut anggaran yang besar. Apalagi Kementerian Sosial (Kemsos) menjadi kementerian nomor lima dengan anggaran terbesar.

"Tidak mudah meneruskan kinerja bagus ini. Ini lapangan baru buat saya, mohon saya dibimbing," ucapnya.

Juliari pun berpesan kepada jajaran di Kemsos untuk bekerja serius, cepat dan gembira sehingga dampaknya bisa dirasakan masyarakat.

Dalam rapat kabinet Indonesia Maju perdana tambahnya, Presiden menekankan penciptaan lapangan kerja, membangun sumber daya manusia untuk Indonesia unggul. Menurutnya ini tujuan jangka panjang dan Kemsos punya peran membentuk pondasi kokohnya.

"Kemsos harus bisa mendukung visi tersebut dari sisi sosialnya yakni memastikan kemiskinan dapat ditekan," imbuhnya.

Ketika ditanya terkait program 100 hari, Juliari mengungkapkan tidak ada program 100 hari, karena presiden tidak mewajibkan program 100 hari. Tetapi ia mengaku tetap fokus meneruskan program yang sudah ada seperti program keluarga harapan, bantuan pangan nontunai dan penanganan kebencanaan serta penyerapan anggaran.

Salah satu fokus pemerintah saat ini kata Juliari adalah menekan angka kemiskinan di bawah 9 persen. Ini akan menjadi rekor sepanjang sejarah angka kemiskinan bisa turun di bawah 9 persen.

Meski seorang politikus dari PDIP, Juliari menegaskan 99 persen kinerjanya tetap difokuskan ke Kemsos. Dalam waktu dekat, ia akan mengunjungi sejumlah daerah untuk memastikan program Kemsos di lapangan.

Terkait angka kemiskinan, ia melihat ada penurunan dan perlu dicek di lapangan apakah angka tersebut tercermin dari situasi di lapangan.

"Saya akan mengunjungi sejumlah daerah dan melihat recovery pascabencana. Ke Jawa Tengah dulu lalu ke Indonesia Timur. Kita mau jalan dari Timur ke Barat," ungkapnya. 



Sumber: Suara Pembaruan