Pemerintah Ajak Swasta Investasi di Lima Destinasi Prioritas

Pemerintah Ajak Swasta Investasi di Lima Destinasi Prioritas
Erick Thohir. ( Foto: SP/Joanito de Saojoao )
/ FER Sabtu, 26 Oktober 2019 | 15:56 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kalangan investor swasta akan dilibatkan secara aktif untuk mengembangkan lima destinasi wisata prioritas yang diyakini dapat meningkatkan perolehan devisa negara dan memperbaiki defisit transaksi berjalan.

Adapun lima destinasi prioritas tersebut adalah Danau Toba (Sumatera Utara), Borobudur (Jawa Tengah), Mandalika (Nusa Tenggara Barat), Labuan Bajo (Nusa Tenggara Timur), dan Likupang (Sulawesi Utara). Pengembangan lima destinasi ini ditargetkan tuntas pada akhir 2020.

Baca Juga: Pariwisata Jadi Sektor Prioritas Pemerintahan Jokowi

Menteri BUMN, Erick Thohir, menyatakan, pemerintah akan mengoptimalkan potensi pembiayaan dari investor swasta untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata di lima destinasi prioritas, selain pembangunan yang mengandalkan sumber pendanaan dari APBN.

"Kami terus bersinergi sesuai dengan visi presiden untuk hasil yang akan dirasakan seperti penciptaan lapangan kerja, kedua membangkitkan ekonomi nasional termasuk UMKM, dan tadi adanya investor investor dari luar negeri, dari berbagai pihak yang selama ini beliau (Presiden Joko Widodo) sendiri sudah mendekati," kata Erick usai rapat koordinasi di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Menpupera), Basuki Hadimuljono, mengatakan, pihaknya membagikan informasi dan memberikan gambaran kepada para menteri yang baru terpilih, mengenai kondisi pengembangan pariwisata dan rencana-rencana yang akan dilakukan di 2020.

Hal itu karena pembangunan infrastruktur fisik yang sudah berjalan sejak periode pemerintahan pertama Jokowi, harus dilengkapi dengan aliran investasi dari BUMN dan swasta, logistik dan strategi pariwisata yang efektif.

Baca Juga: Keselamatan Pelayaran, Kunci Gaet Wisatawan Bahari

"Dengan demikian beliau-beliau (para menteri) bisa menyusun program. Ini yang kita terjemahkan untuk supaya segera untuk apa yang nanti kita bangun bisa dimanfaatkan oleh Menpar, Menteri BUMN, dan didukung oleh kepala BKPM," kata Basuki.

Sedangkan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya, meminta Erick Thohir agar bisa mengajak perusahaan BUMN dan swasta untuk turut berinvestasi di pembangunan infrastruktur ke lima destinasi wisata.

"Tidak mungkin kita mengandalkan dana APBN saja. Apalagi dengan kompetensi dan tugas tugas baru Kementerian BUMN untuk juga menjangkau dan kolaborasi swasta untuk turut serta berinvestasi," ujar Budi Karya.



Sumber: ANTARA