Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Papua

Tiga Tukang Ojek Tewas Ditembak KKB di Papua
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
/ CAH Sabtu, 26 Oktober 2019 | 16:47 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Tiga orang tukang ojek di Kabupaten Intan Jaya, Papua, dikabarkan ditembak mati oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Lekagak Telenggen. Kapendam XVII/Cenderwasih Kolonel Inf Eko Daryanto mengatakan ketiga korban adalah tukang ojek yang selama ini bekerja melayani transportasi masyarakat di wilayah Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

"Ketiga tukang ojek itu adalah Rizal (31), Herianto (31) dan La Soni (25)," kata Kapendam XVII/Cenderwasih Kolonel Inf Eko Daryanto dalam keterangan tertulis yang diterima Antara di Kota Jayapura, Sabtu (26/10/2019).

Menurut dia, ketiganya ditemukan dalam kondisi luka tembak di kepala dan luka sayat akibat senjata tajam disekujur tubuh.

Baca Juga: Pascapenembakan Helikopter, Operasional Bandara Ilaga Normal

Penemuan ketiga jenazah pertama kali dilaporkan oleh salah seorang anggota legislatif, Titus Kobogau, yang diadang dan ditodong KKB saat akan menjemput seorang gembala Gereja Kingmi di Kampung Pugisiga, Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya.

"Saat itu Titus sempat melihat ketiga korban telah meninggal di tempat. Diduga ketiga korban baru saja dieksekusi setengah jam sebelumnya," ungkapnya.

Oleh kelompok tersebut, kata dia, Titus diperbolehkan melanjutkan perjalanan dan menyampaikan kabar kepada Bupati Intan Jaya, Natalis Tabuni dan Deki Belau, salah satu tokoh pemuda.

Baca JugaTiga Kelompok Ini Dituding Menjadi Dalang Kerusuhan Wamena

"Penemuan tersebut selanjutnya dilaporkan oleh Titus kepada Bupati Natalis Tabuni," ujarnya.

Sore harinya, lanjut dia, Bupati Natalis Tabuni segera menggelar rapat terbatas untuk melakukan penjemputan terhadap tiga jenazah di TKP.

"Sekitar pukul 19.00 WIT, tim penjemput yang terdiri dari Yohakim Joani (Kabag Kesra), Januarius Meisani (Kadis Pariwisata), Kristianus Tebay (Direktur RS) dan Deki Belau (tokoh pemuda) tiba di TKP dan segera mengevakuasi ketiga jenazah ke Puskesmas Boligai dan di otopsi," tutur EKo.



Sumber: ANTARA