PGRI: Indonesia Butuh Dewan Pendidikan Nasional
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

PGRI: Indonesia Butuh Dewan Pendidikan Nasional

Senin, 28 Oktober 2019 | 08:00 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Dewan Pembina Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Qudrat Nugraha mengatakan, hingga saat ini sistem pendidikan Indonesia belum terintegrasi sehingga pemerintah daerah (pemda) belum sepenuhnya menjalankan kebijakan pusat. Kondisi ini harus segera disikapi dengan badan independen yang mengawasi pendidikan dan menjadi mata dan telinga Presiden.

Untuk itu, Qudrat mengusulkan adanya dewan pendidikan nasional agar pelaksanaan dan kebijakan pendidikan dari tingkatan kecamatan hingga provinsi ada yang mengawasi. Pasalnya, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan juga membahas tentang fungsi dewan pendidikan, yakni secara umum bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan pendidikan.

“Sangat diperlukan adanya dewan pendidikan nasional untuk mengawasi kebijakan-kebijakan. Apa hal tersebut berjalan atau terorganisasi atau tidak. Jadi dewan pendidikan ini adalah mata atau telinganya Presiden dari tingkat kecamatan hingga provinsi,” kata Qudrat kepada SP saat ditemui usai diskusi pendidikan bertemakan “Masa Depan Pendidikan di Era Jokowi Jilid II” di Jakarta, akhir pekan lalu.

Qudrat menambahkan, selama ini banyak kebijakan dan komunikasi yang terputus antara pusat dan kabupaten/kota dalam menyelenggarakan pendidikan. Seperti contoh, implementasi Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Otonomi Daerah. Khusus untuk alih wewenang pendidikan belum sepenuhnya dijalankan pemda.

Menurutnya, dewan pendidikan Indonesia ini adalah lembaga mandiri yang beranggotakan berbagai unsur masyarakat yang peduli pendidikan, yang dibentuk dan berperan dalam peningkatan mutu dan pelayanan pendidikan. Caranya, dengan memberikan pertimbangan arahan dan dukungan tenaga, sarana dan prasarana dari tingkat kecamatan hingga provinsi.

Qudrat juga menuturkan, dewan pendidikan nasional dapat memberi masukan kepada pemerintah pusat, yakni Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) dan Menteri Agama (Menag) yang mengurus pendidikan agar sistem pendidikan Indonesia terintegrasi. Tugasnya juga termasuk menyiapkan dan membentuk peta jalan pendidikan.

Kiblat
Apabila Indonesia ingin berkiblat pada Jepang, maka industri harus diperkuat sehingga dunia kerja dan sumber daya manusia (SDM) harus siap dengan adanya link and match. Selain itu, apabila ingin berkiblat kepada Singapura maka anak-anak Indonesia harus dipersiapkan karakternya seperti sikap disiplin sehingga pendidikan Indonesia dapat menciptakan anak-anak berkarakter, bukan hanya robot.

“Bagi saya, kita ke depan adalah generasi visioner, harus ada kiblat yang jelas sehingga mereka (generasi penerus, red) lebih unggul dari negara maju,” kata Qudrat.

Ia menambahkan, dengan kiblat pendidikan yang jelas, Indonesia dapat menjalankan pendidikan dengan baik sesuai dengan apa yang dicita-citakan Persatuan Bangsa- Bangsa (PBB), yakni pemerataan pendidikan. Untuk itu, kualitas dan kemampuan guru-guru yang ada di desa harus sama dengan yang ada di kota.

Menurut Qudrat, jika tidak memiliki visi dan misi yang jelas dalam membangun pendidikan, Indonesia akan kalah bersaing dengan negara lain. Apalagi dalam menyongsong bonus demografi pada tahun 2045. Jumlah penduduk yang besar tetapi tidak disiapkan dengan baik dari awal akan mengakibatkan petaka, bukan bonus yang sepantasnya di masa mendatang.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

TAG: 

BERITA LAINNYA

Petani dan Pedagang Jagung Pastikan Stok Jagung Melimpah

Menurut pengelola korporasi petani khusus jagung di NTB Dean Novel, semua daerah sentra jagung di NTB sedang melaksanakan panen raya.

NASIONAL | 22 September 2021

Waspadai Cuaca Ekstrem Sepekan, Siang Terik Muncul Awan Bentuk Bunga Kol

Fenomena cuaca ekstrem secara kasat mata bisa dilihat tandanya siang terik dan muncul awal Cumulus berbentuk bunga kol.

NASIONAL | 22 September 2021

Pemerintah Komitmen Penuh, Presiden Minta Polisi Tak Ragu Usut Mafia Tanah

Presiden Jokowi menegaskan, pemerintah berkomitmen penuh dalam memberantas mafia-mafia tanah.

NASIONAL | 22 September 2021

Dukung Industri Kreatif, Nadiem Resmikan Politeknik Multimedia Nusantara

Kemdikbudristek berkomitmen untuk mengembangkan bidang industri kreatif. Hal ini diwujudkan dengan peresmian Multimedia Nusantara Polytechnic (MNP).

NASIONAL | 22 September 2021

Kemdagri Percepat Penegasan Batas Pengelolaan SDA Laut di DKI Hingga Lampung

Kemdagri pertegas batas kewenangan pengelolaan SDA laut yang terbentang di Provinsi Lampung, DKI Jakarta, Banten dan Jawa Barat.

NASIONAL | 22 September 2021

Pastikan Kampus Merdeka Berjalan, Nadiem Gali Aspirasi Pendidikan Tinggi di Jambi

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makarim melakukan kunjungan kerja (kunker) di Jambi.

NASIONAL | 22 September 2021

Periksa Anies, KPK Dalami PMD Sarana Jaya untuk Program DP Nol Rupiah

Tim penyidik mengonfirmasi Anies mengenai proses usulan anggaran penyertaan modal APBD DKI Jakarta kepada Perumda Sarana Jaya.

NASIONAL | 22 September 2021

Kunjungi Koruptor di Lapas Tangerang, Plt Karutan KPK Disanksi Dewas

Dewas KPK menjatuhkan sanksi kepada Plt Karutan KPK, Ristanta, karena mengunjungi koruptor yang berada di Lapas Tangerang.

NASIONAL | 22 September 2021

Perkembangan Covid-19 Jadi Pertimbangan Penetapan Libur Nasional dan Cuti Bersama 2022

Penetapan libur nasional dan cuti bersama tetap memperhatikan perkembangan pandemi Covid-19 di Indonesia.

NASIONAL | 22 September 2021

Bertemu Presiden Jokowi, Peternak Ayam Adukan Berbagai Masalah

Para peternak ayam mengadukan beberapa masalah mulai dari persaingan dengan korporasi perusahaan hingga tingginya bahan pakan ayam kepada Presiden Jokowi.

NASIONAL | 22 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Napoleon Bonaparte


# Anies Baswedan


# PPKM


# Bangga Buatan Indonesia



TERKINI
Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

Ini Penjelasan Warga Soal Cekcok Pemilik Rumah dengan Sekuriti di Permata Buana

MEGAPOLITAN | 9 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings