Hadapi Globalisasi, Wagub Bengkulu Imbau Pemuda Persiapkan Diri

Hadapi Globalisasi, Wagub Bengkulu Imbau Pemuda Persiapkan Diri
Ilustrasi Globalisasi (Foto: Istimewa)
Usmin / YUD Selasa, 29 Oktober 2019 | 07:40 WIB

Bengkulu, Beritasatu.com - Wakil Gubernur Bengkulu (Wagub) Bengkulu, Dedi Ermansyah mengimbau kalangan pemuda di daerah ini untuk mempersiapkan diri dengan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) untuk menghadapi arus globalisasi yang sangat cepat.

"Saya minta kalangan generasi muda di Bengkulu, agar menpersiapkan diri dengan meningkatkan SDM, sehingga mampu menghadapi persaingan ketat di era globalisasi sekarang ini," kata Wagub Dedy Hermansyah pada upacara Hari Sumpah Pemuda, di Bengkulu, Senin (28/10/2019).

Upacara Hari Sumpah Pemuda tahun 2019, yang berlangsung di halaman kantor Gubernur Bengkulu tersebut, dihadiri Plt Sekda Provinsi Bengkulu, Hamka Sabri, para Asisten I dan Kepala OPD dan para ASN lingkup Pemprov Bengkulu.

Ia mengatakan, pemuda zaman milenial harus meningkatkan kemampuan agar bisa bersaing di era teknologisekarang ini. Bagi pemuda yang tidak memiliki kemampuan atau skil akan tergilas dari kemajuan zaman tersebut.

"Sebagai calon pemimpin dan harapan bangsa dimasa datang, para pemuda ikut berperan dalam proses pembangunan daerah ini. Dengan peningkatan kemampuan tersebut, akan bisa ikut mendorong agar pembangunan terus berjalan dengan baik, khususnya di Bengkulu," ujar mantan anggota DPRD Provinsi Bengkulu ini.

Presiden Soekar no, kata politisi Nasdem pernah mengatakan cukup berikan 10 pemuda akan bisa mengguncangkan dunia. Dengan semangat kepemudaan tentunya akan bisa mengubah dunia menjadi lebih baik.

Hal senada diungkapkan Bupati Bengkulu Selatan. Gusnan Mulyadi. Ia mengatakan, para pemuda di era globalisasi sekarang ini tidak hanya dituntut meningkatkan kemampuan atau skil dibidang tertentu saja, tapi juga diharapkan dapat menjaga dan melestarikan budaya bangsa.

"Saya mengajak kalangan generasi muda, khususnya di Bengkulu Selatan, agar terus menjaga dan melestarikan seni budaya bangsa, agar tidak hilang ditelan kemajuan zaman pada era globalisasi sekarang," ujarnya.

Dengan terjaga dan terpelihara seni budaya bangsa tersebut, diharapkan seni budaya bangsa tidak akan tergerus dan hilang akibat dari kemajuan zaman yang serba canggih seperti sekarang ini, katanya.

Sementara itu, memperingati Hari Sumpah Pemuda ratusan mahasiswa yang tergabung Himpunan Mahasiswa Kesejahteraan Sosiak (HIMA KS) Fasip Universitas Bengkulu (Unib) menggelar aksi gotong royong membersihkan sampah di Pantai Panjang setempat.

Aksi kebersihan pantai tersebut merupakan kepedulian pemuda terhadap kelestarian lingkungan. "Kami memilih pantai sebagai sasaran aksi sosial pemeringati Hari Sumpah Pemuda karena pantai merupakan kawasan objek wisata berpotensi di Bengkulu, sehingga dengan menjaga kelestarian pantai dapat mengundang wisatawan dan investor dari luar datang ke daerah ini," kata Ketua Umum HIMA KS Fisip Unib, Mandala Adi Putra.

Dikatakan, sebulan lalu pantai ini bersih dan tidak ada sampah, tapi sekarang sampah berserakan karena hujan mulia turun di daerah ini. Karena itu, kegiatan HIMA KS menyambut Hari Sumpah Pemuda menggelar aksi sosial membersihkan sampah di pantai Bengkulu.

Mandala mengaja seluruh stakeholder di Bengkulu, agar menjaga kebersihan baik ditempat umum maupun di sekitar tempat tinggal, sehingga kota ini akan terlihat bersih dan apik, terutama kawasan pantai yang menjadi objek wisata andalan bagi Bengkulu.



Sumber: Suara Pembaruan