Kemhub Tuntaskan Jalur Ganda Kereta Jombang-Madiun

Kemhub Tuntaskan Jalur Ganda Kereta Jombang-Madiun
Pembangunan jalur ganda rel kereta Bogor-Sukabumi di Cigombong, Bogor, Jawa Barat. ( Foto: Antara / Yulius Satria Wijaya )
Thresa Sandra Desfika / FER Rabu, 30 Oktober 2019 | 16:42 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) mengoperasikan jalur ganda kereta api (KA) segmen Jombang-Baron mulai Selasa (29/10/2019). Segmen tersebut merupakan segmen terakhir dari pembangunan jalur ganda KA Jombang-Madiun.

Baca Juga: Oktober, KA Bandara Soetta Beroperasi dari Stasiun Manggarai

Direktur Prasarana Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Heru Wisnu Wibowo, menjelaskan, pengoperasian jalur ganda lintas selatan Jawa Timur (Jatim) ini akan akan meningkatkan kapasitas lintas dan membuat perpindahan orang dan barang semakin banyak dan lancar.

"Diharapkan beroperasinya keseluruhan jalur ganda KA antara Jombang-Madiun dapat meningkatkan kapasitas lintas sehingga perjalanan kereta api semakin cepat dari Jombang ke Madiun maupun arah sebaliknya serta akan meningkatkan keselamatan perjalanan KA," ungkap Heru Wisnu Wibowo dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (30/10/2019).

Jalur ganda ini, tambah Heru, akan berdampak positif khususnya karena akan bisa melakukan penambahan frekuensi perjalanan kereta api dan penambahan sarana perkeretaapian untuk memenuhi kebutuhan mobilitas orang serta barang dengan kereta api. Lebih jauh, dalam jangka panjang, pembangunan jalur ganda KA antara Jombang-Madiun, dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi bagi warga sekitar.

Baca Juga: Pemkab Bekasi Minta LRT Diperpanjang hingga Cikarang

Sementara itu, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Timur, Nur Setiawan Sidik, menjelaskan, pembangunan jalur ganda KA antara Jombang-Madiun sepanjang 84 km ini merupakan proyek strategis nasional.

"Pelaksanaan pengoperasian jalur ganda KA antara Jombang-Madiun dibagi dalam empat tahap, dan semuanya sudah selesai," kata Nur Setiawan.

Keempat tahap itu adalah tahap pertama, segmen Baron-Nganjuk sepanjang 16 km, telah beroperasi mulai Maret 2019. Tahap kedua, yaitu segmen Nganjuk-Babadan sepanjang 39 km telah beroperasi mulai April 2019. Tahap ketiga, yaitu segmen Babadan-Madiun sepanjang 7 km dan telah beroperasi sejak 16 Oktober 2019. Tahap keempat adalah segmen Jombang-Baron sepanjang 23 km.

Baca Juga: Depok Berharap Dilintasi LRT

Nur Setiawan menambahkan, untuk pengoperasian segmen Jombang - Baron ini mencakup empat stasiun, yaitu Stasiun Jombang, Stasiun Sembung, Stasiun Kertosono, dan Stasiun Baron.

"Pada segmen ini sepanjang 23 km selain pembangunan jalur KA baru juga terdapat pembangunan 20 unit jembatan KA baru serta dua gedung stasiun baru yaitu Stasiun Sembung dan Stasiun Baron," kata Nur Setiawan.

Pengoperasian jalur ganda ini ditandai dengan kegiatan switch over yang dilaksanakan mulai pukul 05:15 WIB di Stasiun Kertosono dan berakhir pada pukul 06.55 WIB di Stasiun Jombang.

"Alhamdulillah semua berjalan dengan lancar dan kereta pertama yang lewat adalah KA Eksekutif Turangga relasi Bandung - Surabaya Gubeng,” pungkas Nur Setiawan.



Sumber: BeritaSatu.com