M Nasir: Jika Diizinkan, Tata Niaga Kratom Harus Diatur
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

M Nasir: Jika Diizinkan, Tata Niaga Kratom Harus Diatur

Kamis, 7 November 2019 | 09:42 WIB
Oleh : Sahat Oloan Saragih / RSAT

Pontianak, Beritasatu.com - Bupati Kapuashulu M Nasir mengatakan, selama ini perdagangan atau ekspor tanaman kratom dari Kabupaten Kapuashulu, Kalimantan Barat ke luar negeri sudah berjalan cukup lama, dan sesuai dengan permintaan pasar.

“Hingga saat ini ekspor kratom ke AS masih berjalan sesuai dengan permintaan, dan sesuai dengan pasar di AS. Namun dari hasil perdagangan atau ekspor itu, PemKab Kapuashulu tidak menerima hasil dalam bentuk apapun juga. Tidak diketahui berapa jumlah kratom yang sudah diekspor, tidak ada datanya. Sebab warga yang melakukan ekspor dilakukan secara pribadi atau per kelompok mengekspor secara langsung kratom ke AS," ujar M Nasir kepada wartawan, Rabu (6/10/2019).

M Nasir mengatakan pada awalnya, kratom ini diambil warga dari hutan di pedalaman Kapuashulu dan terkesan kurang diminati, dan hanya diupayakan oleh sebagian kecil warga. Namun akhir-akhir ini kratom menjadi “booming” atau viral karena harganya cukup lumayan, dan hingga diekspor ke Amerika Serikat.

Sekarang ini aturan yang mengatur tentang tata niaga kratom atau diperbolehkan atau tidak masih belum jelas. Sebab masih menunggu hasil penelitian, dan harus diteliti secara menyeluruh. “Artinya sekarang ini masih dalam masa transisi hingga lima tahun ke depan. Kita menunggu apakah diperbolehkan atau tidak,” ujar M Nasir.

Disebutkan, jika nantinya perdagangan atau tata niaga kratom ini diperbolehkan maka tata niaganya harus diatur dengan baik. Sehingga tidak timbul permasalahan, dan Pemkab atau pemerintah juga mendapatkan hasil pajak dari perdagangan kratom.

Namun sebaliknya jika kratom tidak diperbolehkan diperjualbelikan atau diperdagangkan maka Pemkab akan mencari solusi untuk pemamfaatan lahan kratom. Apakah dengan mengganti tanaman ubi kayu, karet atau tanaman yang cocok dengan lahan kratom.

Ditambahkan jika dampak negatif kratom atau permasalahannya lebih besar dibandingkan dengan manfaatnya maka petani juga diharapkan memaklumi. Artinya masyarakat harus berhenti menanam kratom dan mengganti dengan tanaman lain.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Menteri LHK Siti Nurbaya Ungkap Terobosan Pemerintah Hadapi Karhutla di 2020

Selain dukungan pemerintah pusat (sumber APBN),juga akan diperkuat melalui dana desa dan pemerintah daerah (sumber APBD, DBH-DR).

NASIONAL | 7 November 2019

Kualitas Air Danau Toba Makin Buruk, Pemerintah Diingatkan Batasi Eksploitasi

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bertanggung jawab penuh mencegah ekspolitasi hutan kawasan Danau Toba.

NASIONAL | 7 November 2019

Jaksa Usut Dugaan Korupsi Pembayaran Honor dan Kegiatan Katimbum Satpol PP di Bengkulu

Ada indikasi kuat unsur tindak pidana korupsi yang dikuatkan dengan dua alat bukti.

NASIONAL | 7 November 2019

39 Kandidat Calon Bupati dan Calon Gubernur Bengkulu Diajukan ke DPP Golkar

Kelima cagub Bengkulu yang diusulkan ke DPP Golkar di Jakarta, yakni calon petahana Rohidin Mersyah, Ahmad Hijazi, Imron Rosyadi, Isda Putra dan Rosjonsyah.

NASIONAL | 7 November 2019

Nadiem Akan Beri Kemerdekaan Belajar dalam Pendidikan

Kebebasan yang tidak hanya akademis saja, yakni sistem pembelajaran tidak hanya di kelas tetapi bisa dimana saja.

NASIONAL | 7 November 2019

Keluh Kesah Kepala Satpol PP DKI Tertibkan Reklame

Satpol PP sudah melakukan tahapan-tahapan peringatan sebelum melakukan penertiban.

NASIONAL | 7 November 2019

Sengketa Lahan Negara Motif Pembunuhan Dua Wartawan di Labuhan Batu

"Belum ditemukan indikasi terkait pemberitaan di balik motif pembunuhan. Namun, informasi ini akan didalami lagi dalam pemeriksaan," kata polisi.

NASIONAL | 6 November 2019

Pengamat: Presiden Harus Bijak dalam Memilih Anggota Wantimpres

Darmizal pantas dipilih Presiden Jokowi sebagai salah satu dari 9 orang anggota Wantimpres.

NASIONAL | 6 November 2019

Pegawai KPK Minta Buzzer Hentikan Narasi Kasus Novel Rekayasa

Yudi berharap, dalam waktu satu bulan ini, pihak kepolisian dapat mengungkap dan membekuk pelaku lapangan maupun aktor intelektual dari teror terhadap Novel.

NASIONAL | 6 November 2019

Konstruksi Tol Manado-Bitung Seksi I Selesai Dibangun

Pengerjaan konstruksi tol Manado-Bitung seksi I telah rampung 100 persen.

NASIONAL | 6 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS