2020, Bandar Antariksa Kecil Dibangun di Biak
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

2020, Bandar Antariksa Kecil Dibangun di Biak

Kamis, 7 November 2019 | 11:00 WIB
Oleh : Ari Supriyanti Rikin / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) akan segera membangun bandar antariksa skala kecil di Pulau Biak, Papua. Meski berskala kecil, Lapan bisa menguji kemampuannya coba peluncuran roket.

Kepala Lapan, Thomas Djamaluddin mengatakan, pembangunan bandar antariksa di Pulau Biak ini tidak dapat dilakukan oleh Lapan sendiri. Sebab, di dalam lingkungan bandar antariksa tersebut harus dilengkapi dengan fasilitas pokok dan fasilitas penunjang.

Dalam mencari lokasi bandar antariksa terbaik, Lapan telah melakukan kajian terhadap alternatif lokasi di wilayah lainnya seperti Pulau Enggano, Pulau Nias, Pulau Morotai, dan Pulau Biak.

"Dari beberapa lokasi tersebut yang memenuhi persyaratan teknis sebagai lokasi pembangunan bandar antariksa salah satunya adalah pulau Biak, Desa Soukobye, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua yang merupakan tanah Lapan," katanya di Jakarta, Rabu (6/11).

Thomas menjelaskan, Biak dipilih menjadi calon lokasi bandar antariksa karena memiliki keunggulan kompetitif, yaitu sangat dekat dengan ekuator atau garis Khatulistiwa.

Wilayah tersebut terletak pada titik koordinat 0º55′-1º27′ lintang selatan (LS) dan 134º47′-136º48 bujur timur (BT). Posisi tersebut sangat baik sebagai tempat peluncuran roket peluncur satelit (RPS) ke geostationary earth orbit (GEO) dan berdampak positif pada penghematan penggunaan bahan bakar roket ketika peluncuran.

"Bandar antariksa ditetapkan akan dibangun di Biak. Alasannya, Biak paling dekat ke ekuator dengan lintang sekitar 1 derajat selatan. Kami bagi dua jenis karena alasan anggaran dan kompleksitasnya," ungkapnya.

Dengan lahan yang dimiliki Lapan seluas 100 hektare dan terbatasnya anggaran, yang akan dibangun adalah bandar antariksa skala kecil. Bandar antariksa besar akan dibangun nantinya dengan mitra internasional.

Terkait berapa anggaran yang dibutuhkan, Thomas belum bisa menyebut secara pasti karena anggaran belum dihitung secara total dan sedang dikaji.

Ia menambahkan, pembangunan bandar antariksa di wilayah Indonesia merupakan amanat Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2013 tentang Keantariksaaan untuk mewujudkan kemandirian di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) penerbangan dan antariksa. Di antaranya adalah pengembangan teknologi roket, khususnya teknologi RPS yang dapat membawa wahana ke orbit.

Untuk pembangunan wahana ini, Thomas menjelaskan, pada tahun 2020 dimulai tahapan kajian dan perencanaan. Ditargetkan, pada 2024 tahap awal akan selesai untuk uji terbang roket bertingkat yang sekarang sedang dikembangkan.
"Bandar antariksa akan digunakan untuk uji terbang pengembangan roket dan operasional peluncuran satelit dengan wahana roket," ucapnya.

Observasi Nasional
Sebelumnya, Lapan sudah lebih dahulu membangun fasilitas observasi nasional antariksa di Gunung Timau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT). Ditargetkan, fasilitas ini akan beroperasi pada tahun 2020.

Observasi nasional ini berfungsi untuk penelitian antariksa dengan pengamatan objek-objek astronomi. Selain itu, kehadiran fasilitas ini diharapkan mendorong pendidikan di kawasan timur Indonesia.

Thomas menambahkan, di wilayah sekitar observasi nasional ini juga dibangun kawasan taman nasional langit gelap. Lokasi wisata ini khas dan menarik karena wisatawan nantinya dapat menikmati keindahan alam dan langit di malam hari tanpa terganggu polusi cahaya.

Observasi nasional di Timau ini dirancang untuk melengkapi observasi Bosscha Lembang Jawa Barat yang sudah terpapar polusi cahaya dari kawasan Bandung Raya. Biaya pembangunan observasi nasional Timau ini mencapai Rp 300 miliar.

Fasilitas pengamatan antariksa ini juga akan dilengkapi teleskop optik 3,8 meter. Diharapkan, lanjut Thomas, fasilitas wahana keantariksaan ini mampu memacu perkembangan iptek di wilayah Indonesia timur.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wapres: RS Syubbanul Wathon Jadi Contoh Gotong Royong

Meresmikan RSU Syubbanul Wathon di Magelang, Wapres menyebut ini rumah sakit percontohan kemitraan dengan azas gotong-royong.

NASIONAL | 7 November 2019

JK ke Jokowi: Sekarang Saya Bebas

JK memberitahu Jokowi bahwa dia menikmati hari-hari pensiunnya. Menurut JK, tiap hari dia merasakan seperti hari Sabtu dan Minggu.

NASIONAL | 7 November 2019

KPK Jadwalkan Periksa GM Waskita Beton Precast

Sanusi bakal diperiksa sebagai saksi diperiksa kasus dugaan korupsi pengadaan dan pelaksanaan pembangunan jembatan‎ Waterfront City di Kampar.

NASIONAL | 7 November 2019

Amandemen UUD 45, KY Ingin Eksistensinya Lebih Dipertegas

Seandainya jadi ada amandemen UUD 1945, KY minta supaya eksistensinya lebih dipertegas.

NASIONAL | 7 November 2019

KPK Bantu Polda Sultra Usut Desa Fiktif

Pembentukan desa fiktif ini menjadi celah korupsi mengeruk anggaran dana desa yang dikucurkan pemerintah.

NASIONAL | 7 November 2019

Tantangan Pancasila di Tengah Budaya Aplikasi dan Politik Pragmatis

Membudayakan Pancasila saat ini harus bisa menyelesaikan tantangan budaya kekinian yang didominasi penggunaan aplikasi teknologi.

NASIONAL | 7 November 2019

Novel Dipolisikan Politisi PDIP, KPK: Sudah di Luar Rasa Kemanusiaan

KPK menyayangkan orang-orang yang bertindak di luar rasa kemanusiaan, Novel merupakan korban dari teror yang membuat matanya cacat.

NASIONAL | 7 November 2019

Perlu Penelitian Menyeluruh terhadap Tanaman Kratom

Perlu dilakukan penelitian secara menyeluruh terhadap kandungan tanaman kratom dari berbagai aspek, sehingga diketahui secara pasti manfaat dan mudaratnya.

NASIONAL | 7 November 2019

M Nasir: Jika Diizinkan, Tata Niaga Kratom Harus Diatur

Jika perdagangan tanaman kratom diizinkan, maka nantinya tata niaganya harus diatur dengan baik.

NASIONAL | 7 November 2019

Menteri LHK Siti Nurbaya Ungkap Terobosan Pemerintah Hadapi Karhutla di 2020

Selain dukungan pemerintah pusat (sumber APBN),juga akan diperkuat melalui dana desa dan pemerintah daerah (sumber APBD, DBH-DR).

NASIONAL | 7 November 2019


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS