KLHK dan Komisi IV DPR Kunjungi Lokasi Terdampak Karhutla

KLHK dan Komisi IV DPR Kunjungi Lokasi Terdampak Karhutla
Kunjungan kerja Komisi IV DPR bersama pihak KLHK ke lokasi karhutla. ( Foto: Istimewa )
Jeis Montesori / LES Kamis, 7 November 2019 | 22:37 WIB

Palembang, Beritasatu.com - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dan Komisi IV DPR RI melakukan kunjungan kerja (kunker) ke lokasi yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada Kamis (7/11/2019) ke beberapa provinsi yakni ke Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, kemudian Desa Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tampan, Kabupaten Kampar, Riau serta ke tempat pengendalian karhutla di Provinsi Jambi

Pada kunker ke Sumsel, Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL), Karliansyah mendampingi Kunjungan Kerja Komisi IV DPR yang dipimpin oleh wakil Ketua Hasan Aminudin (FNasdem).

Pada Kunker ini, KLHK dan Komisi IV DPR bertemu masyarakat dan pemerintah daerah di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan. Dalam pertemuan dengan Wakil Gubernur, Satgas Karhutla, dan Posko Pengendalian Karhutla Kabupaten Ogan Ilir, Komisi IV DPR lebih banyak menggali berbagai kendala dan hambatan yang ditemui oleh satgas karhutla di lapangan.

Petugas yang tergabung dalam satgas karhutla menjelaskan, banyak lokasi karhutla antara lain akses yang sulit dicapai, peralatan pemadaman yang terbatas, jumlah SDM yang kurang memadai dibandingkan dengan luas wilayah yang terbakar, serta kebiasaan masyarakat membuka lahan dengan cara membakar.

DPR mengapresiasi KLHK yang telah berupaya mengendalikan karhutla dan konsisten dengan langkah-langkah pencegahan. Di di Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tampan, Kabupaten Kampar, Riau, Kamis (7/11), Komisi IV DPR mengapresiasi Komitmen KLHK dalam Penegakan Hukum Karhutla

Kunker Komisi IV DPR kali ini dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi IV Budisatrio Djiwandono (F-Gerindra) dan didampingi langsung oleh Direktur Jenderal Penegakan Hukum LHK, Rasio Ridho Sani dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah dan Bupati Kampar.

Komisi IV DPR RI mengapresiasi kerja yang sudah dilakukan oleh para Manggala Agni dalam melakukan kegiatan pencegahan dan penanggulangan karhutla, serta komitmen KLHK dalam upaya penegakan hukum. Ke depan, Komisi IV DPR meminta agar penanganan karhutla terus ditekankan pada pencegahan dengan memberikan insentif untuk masyarakat yang membuka lahan tanpa membakar.

Bentuk Relawan
Dalam Kunker ke Kalteng, pelaksana tugas (Plt.) Dirjen Pengendalian Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (PDASHL) KLHK, Hudoyo mendampingi Komisi IV DPR yang dipimpin oleh Wakil Ketua Dedi Mulyadi (FPG) dalam rangka peninjauan areal bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di desa Taruna Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah.

Dalam dialog dengan masyarakat peduli api, Komisi IV akan mendorong pemerintah untuk membentuk relawan pencegah api agar kejadian Karhutla dapat diminimalisir.

Pada Kunker kali ini juga, Komisi IV DPR RI mengobservasi tanaman usia 3-4 tahun. Sebagai antisipasi permintaan masyarakat terhadap bibit Multi Purpose Tree Species (MPTS) yang sangat antusias, KLHK akan membangun 1.000 Kebun Bibit Desa agar lebih memudahkan masyarakat mengakses bibit, serta dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat sekitar

Sedangkan dalam Kunker di Jambi, Kamis, Komisi IV mengapresiasi upaya pengendalian Karhutla di Jambi.Sekretaris Jenderal KLHK, Bambang Hendroyono mendampingi Komisi IV DPR RI dipimpin Ketua Sudin (FPDIP), bersama Unsur Muspida Prov. Jambi, Badan Restorasi Gambut, Direktur Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian, dan unsur Satgas Karhutla Jambi.

Komisi IV DPR RI berkunjung ke Markas Daerah Operasi (Daops) Manggala Agni Kota Jambi dan melakukan diskusi lapangan terkait sumberdaya pengendalian karhutla. Pengendalian karhutla menurut Komisi IV DPR menekankan pada upaya pencegahan. Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi yang tinggi atas upaya maksimal semua pihak yang telah melakukan upaya pengendalian karhutla.



Sumber: Suara Pembaruan