Berpotensi Terjadi Benturan, PN Madina Diminta Tunda Eksekusi Lahan Perkebunan Sawit
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Berpotensi Terjadi Benturan, PN Madina Diminta Tunda Eksekusi Lahan Perkebunan Sawit

Jumat, 8 November 2019 | 15:32 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Ratusan warga Desa Simpang Durian, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menyatakan siap menghadapi proses eksekusi oleh Pengadilan Negeri (PN) Madina atas lahan perkebunan sawit seluas 300 hektare. Padahal milik alm Jakfar MB Silalahi itu sekitar 200 hektar, sehingga ada perbedaan yang besar atas luas yang di perkarakan.

Warga tersebut keberatan atas pelaksanaan eksekusi itu karena kasus hukum sengketa lahan itu masih diproses di Polda Sumut/Polres Mandaling Natal. Masyarakat mendukung keluarga Jakfar MB Silalahi sebagai pihak yang merasa dirugikan atas putusan pengadilan.

Henry Ford Silalahi, anak dari Almarhum Jakfar MB Silalahi, mengapresiasi dukungan dukungan warga yang memberikan pembelaan atas rencana eksekusi yang dinilai tidak berekadilan itu.

“Masyarakat mengetahui bahwa keluarga kami sebagai pihak korban yang tidak mendapatkan keadilan atas putusan pengadilan," ujar Henry Ford Silalahi, Jumat (8/11/2019).

Henry mengatakan, sengketa lahan perkebunan ini sedang ditangani oleh aparat kepolisian. Sebab, ada dugaan pemalsuan tandatangan dan membuat keterangan palsu di balik pembuatan akte yang berujung gugatan oleh Ca, Yul, Gi, DN, TAW dan Bo (yang dikuasakan kepada penasehat hukum Marwan Rangkuti SH).

"Rohandan Silalahi merupakan salah satu korban yang telah dipalsukan tanda tangannya dan sudah membuat laporan pengaduan ke Polres Madina. Bukti Laporan Polisi Nomor: LP/1284/IX/2018/SPKT tanggal 21 September 2018 lalu," kata Henry.

Dijelaskan, gugatan DN dan Ca cs melalui PTUN tersebut, mengklaim bahwa kepemilikan anggota Koperasi Cahaya, warga Transmigrasi Swakarsa Mandiri (TSM) Sinunukan 3 sesuai gugatan, adalah lokasi yang dimiliki Jakfar MB Silalahi.

"Sementara itu, tanah kami berada di daerah yang berbeda sama sekali dan telah terjadi kesalahan dalam objek perkara. Lahan perkebunan milik orang tua kami seluas 200 hektare dan selama dikelola puluhan tahun, tidak pernah terlibat urusan administrasi surat menyurat ataupun PBB terkait sengketa dengan pemerintah Desa Sinunukan 3 dan Pemerintah Kecamatan Sinunukan" jelas Henry.

Sementara Rohandan Silalahi (pelapor) menyampaikan, dirinya tidak pernah sama sekali memberikan kuasa kepada orang lain, termasuk menandatangani masalah akte yang menjadi objek gugatan DN dan Ca saat mengajukan gugatan melalui PTUN. Rohanda membantah menggugat keluarga Jakfar MB Silalahi.

"Saya membuat pengaduan karena tanda tangan saya dipalsukan oleh mereka. Oleh karena itu, kasus ini saya laporkan. Saya mengharapkan, polisi memproses mereka yang telah memalsukan tanda tangan dan membuat surat kuasa dan keterangan palsu saat melakukan gugatan ke pihak Alm Jakfar MB Silalahi. Kasus ini harus diusut tuntas," sebutnya.

Selain Rohandan Silalahi, warga lainnya yang tandatangannya diduga turut dipalsukan adalah Berlin Damanik, Taller Marbun, Marangin Marbun dan Hamonangan Simamora. Diduga masih banyak warga lainnya yang tanda tangannya dipalsukan oleh kelompok Darman dan Candra cs itu.

Dalam surat pernyataan di Notaris Johnny Agape Lumbantobing di Rantauprapat yang berkedudukan di Labuhan Batu, Berlin Damanik yang mengaku tanda tangannya turut turut dipalsukan menyampaikan, dirinya tidak pernah menerima, memiliki atas penerbitan sertifikat hak milik (SHM).

Dalam gugatan di PTUN, Berlin disebut sebagai pemilih lahan sesuai dengan Nomor LP NHM 7, Nomor LU I NHM 257 dan Nomor LU IINHM 507 di Desa Sinunukan III, Kecamatan Batahan Natal. Padahal, Berlin adalah peserta transmigrasi swakarsa mandiri Sinunukan 3 tidak pernah memberikan kuasa dalam menggugat Alm Jakfar MB Silalahi. Begitu juga dengan Hamonangan Simamora, Taller Marbun dan Marangin Marbun.

Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Demak Ompusunggu kepada pelapor Rohandan Silalahi melalui surat dengan Nomor: B/212/VIII/RES.1.9/2019/Reskrim, tertanggal 26 Agustus 2019 menyampaikan, pihaknya sedang menindaklanjuti laporan tersebut.

Ompusunggu menyebutkan, polisi menerima surat Ketua PN Mandailing Natal kelas II Nomor: W.2.U17/1259/HT.04.10/VIII/2019 tanggal 19 Agustua 2019, perihal permintaan keterangan dan data di dalam berkas perkara perdata Nomor: 8/Pdt.G/2012/PN .Md, bahwa tidak terdapat surat asli surat kuasa yang ada tanda tangan Rohandan Silalahi.

Pengadilan hanya menerima potokopi Surat Kuasa yang sudah dinyatakan oleh majelis hakim perkara aqou adalah sesuai dengan aslinya. Kemudian, oleh Reskrim Polres Madina setelah melaksanakan gelar perkara tanggal 23 Agustus 2019, dengan rekomendasi proses penyelidikan perkara ditingkatkan dari proses penyelidikan ke proses penyidikan.

Ditambahkan Henry, bahwa mereka telah meminta PN Madina untuk menunda proses eksekusi ini terkait melihat banyaknya kejanggalan dan dugaan pemalsuan tanda tangan anggota koperasi cahaya lainnya di dalam perkara yang masih dalam proses penyidikan oleh Pihak Polres Madina. [155]



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri menjelaskan alasan Baguna PDIP selalu bangun dapur umum saat operasi pascabencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Fahri Hamzah Puji Kinerja Kejagung Selamatkan Uang Negara Rp 26,1 Triliun

Eks Ketua DPR, Fahri Hamzah memuji kinerja Kejaksaan Agung yang berhasil menyelamatkan uang negara Rp 26,1 triliun dari penanganan perkara korupsi.

NASIONAL | 28 September 2021

Wapres Minta Kepala Daerah Pastikan Keluarga Miskin Ekstrem Terima Bantuan

Wapres Maruf Amin meminta para kepala daerah untuk memastikan seluruh rumah tangga yang masuk dalam kategori miskin ekstrem menerima seluruh program bantuan.

NASIONAL | 28 September 2021

Pemuda Pegiat Mangrove Minta Beasiswa kepada Jokowi

Seorang pemuda pegiat mangrove di Bengkalis, Riau bernama Kasbul Asror meminta mendapat beasiswa saat bertemu Presiden Jokowi. Asror meminta beasiswa kursus.

NASIONAL | 28 September 2021

Jubir Presiden Benarkan Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Jubir Presiden, Fadjroel Rachman membenarkan informasi yang menyatakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ingin merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK.

NASIONAL | 28 September 2021

Megawati Minta Para Kepala Daerah PDIP Siapkan Peta Jalan Tanggap Bencana

Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kepada daerah dari PDIP untuk mempersiapkan peta jalan tanggap bencana.

NASIONAL | 28 September 2021

Rencana Buka Prodi Kedokteran, PresUniv Kerja Sama dengan Unpad

Rencana PresUniv membangun Prodi Kedokteran maju selangkah dengan menggandeng Unpad dalam deklarasi pembinaan/pendampingan.

NASIONAL | 28 September 2021

Sekolah Tatap Muka, Sekolah dan Orang Tua Wajib Jaga Prokes Anak

Untuk menghindari klaster baru, sekolah dan orang tua wajib menjaga protokol kesehatan (prokes) pada anak.

NASIONAL | 28 September 2021

Menhub Minta Fasilitas PCR di Bandara Soekarno-Hatta Ditambah

Menhub Budi Karya Sumadi meminta PT Angkasa Pura II menambah fasilitas tes PCR di terminal kedatangan internasional Bandara Soekarno-Hatta.

NASIONAL | 28 September 2021

Bersurat ke Jokowi, Kapolri Ingin Rekrut Novel Baswedan Cs

Kapolri Jenderal Listyo Sigit berkirim surat ke Presiden Jokowi dan meminta untuk merekrut 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK, termasuk Novel Baswedan.

NASIONAL | 28 September 2021


TAG POPULER

# Citilink


# PTM


# Piala Sudirman


# Interpelasi Formula E


# Pengobat Alternatif Ditembak



TERKINI
Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

Megawati Beberkan Alasan Baguna Selalu Bangun Dapur Umum Pascabencana

NASIONAL | 12 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings