Soal Desa Fiktif, Ganjar: Saatnya Evaluasi dan Perbaiki Data

Soal Desa Fiktif, Ganjar: Saatnya Evaluasi dan Perbaiki Data
Ilustrasi Dana Desa ( Foto: Istimewa )
Stefi Thenu / FER Jumat, 8 November 2019 | 19:52 WIB

Semarang, Beritasatu.com - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, ikut menyoroti kasus adanya desa fiktif yang menerima bantuan dana desa.

Jokowi: Tangkap Pembuat Desa Fiktif

Menurut Ganjar, masalah desa fiktif merupakan kasus yang sudah lama. Saat ini, tugas pemerintah baik di tingkat pusat sampai ke daerah adalah memastikan data desa adalah benar dan akurat.

"Itu kasusnya sudah lama, sekarang semuanya harus evaluasi. Pemerintah pusat, provinsi maupun kabupaten/kota harus memastikan kebenaran data tentang jumlah desa termasuk pemekarannya," kata Ganjar di rumah dinas Puri Gedeh, Semarang, Jumat (8/11/2019).

Menurut Ganjar, soal fiktif atau tidak merupakan masalah data. Pihaknya mengusulkan agar Kementerian Desa, Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri) dibantu Gubernur, Bupati dan Wali Kota hingga camat untuk memperbarui atau update data desa.

"Harus dilakukan sekarang, agar lima tahun pemerintahan pak Jokowi ke depan, pemanfaatan dana desa ini bisa clear dan sesuai target untuk penurunan kemiskinan, kemakmuran masyarakat, menjaga lingkungan, isu anak dan perempuan serta target-target lainnya," tegas Ganjar.

Kasus Desa Fiktif, Polda Sultra Periksa 57 Saksi

Terkait temuan empat desa fiktif yang ada di Sulawesi Utara (Sulut) oleh Kemdagri, Ganjar meminta agar segera di tindaklanjuti. Jika selama ini ada transfer dana desa ke desa fiktif tersebut, pasti ada yang menyalahgunakan dana tersebut. "Itu tidak terlalu sulit, apalagi cuma empat. Dipanggil saja Bupatinya, maka selesai," tegasnya.

Ganjar menegaskan, penyaluran dana desa di Jawa Tengah dipastikannya sangat baik. Penyaluran dana desa secara langsung dari pusat ke desa selama ini berjalan lancar.

"Salah satu fokus perhatian kami adalah membantu desa mengelola dana desa dengan baik. Sampai saat ini, semua berjalan dengan baik, dari segi pengelolaannya, peruntukannya, serta manajamen lain," terangnya.

Kasus Desa Fiktif, Mendagri Terjunkan Tim ke Sultra

Bahkan, lanjut Ganjar, dana desa yang diberikan pemerintah saat ini sudah dirasakan manfaatnya. Banyak sekali desa-desa di Jawa Tengah yang menjadi lebih maju dengan berbagai inovasi yang dilakukan.

"Sudah kelihatan sekali manfaatnya, banyak desa yang berkembang luar biasa. Sekarang di desa-desa itu muncul berbagai inovasi, baik bidang teknologi, pertanian dan lainnya. Lebih menyenangkan lagi, desa wisata tumbuh pesat yang membuat banyak wisatawan datang," pungkasnya.



Sumber: Suara Pembaruan