Jadi Ketum LMP, Adek Erfil Siap Kawal Keutuhan NKRI

Jadi Ketum LMP, Adek Erfil Siap Kawal Keutuhan NKRI
Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih Adek Erfil Manurung ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Rully Satriadi / RSAT Minggu, 10 November 2019 | 19:32 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Adek Erfil Manurung secara sah dan aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum Markas Besar Laskar Merah Putih (LMP) periode 2019-2024, dalam Musyarawah Majelis Tinggi Dewan Pendiri (MMTDP) di Karawang, Jawa Barat, Kamis (7/11/2019). Musyawarah Majelis Tinggi Dewan Pendiri ini dihadiri para pendiri dan anggota Laskar Merah Putih.

Setelah terpilih melalui proses dan mekanisme musyawarah, Erfil memastikan akan menjaga amanah yang diberikan peserta MMTDP.

"Dirinya siap menjalankan amanah untuk memperjuangkan kehidupan dan hak-hak masyarakat Indonesia, sekaligus, mengawal keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). NKRI harga mati," ujar Erfil berapi-api seusai menerima tongkat estafet kepemimpinan LMP.

Kamada LMP Kalimantan Selatan Rahmat mengapresiasi terpilihnya Ketum LMP yang baru. Menurutnya, sosok Adek Erfil Manurung memiliki kriteria sebagai pemimpin.

"Laskar Merah Putih telah berhasil menjalankan visi dan misi para anggotanya. Selain mempererat persatuan Mabes dan Mada yang tercermin dari semangat militansi tinggi di Musyawarah Besar Majelis Tinggi Dewan Pendiri, juga karena sukses memilih Ketum yang baru," ujar Rahmat dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com, Minggu (10/11/2019)

Rahmat mengatakan dengan terpilihnya Ketum LMP yang baru diharapkan mampu membawa LMP sebagai ormas yang mampu mempersatukan seluruh elemen bangsa.

LMP mulai terdengar kiprahnya secara nasional karena sukses mengupayakan kepulangan model Manohara pada 2008.

Saat itu, sang model yang merupakan Warga Negara Indonesia menikah muda dengan pangeran Kerajaan Kelantan, Malaysia, Tengku Muhammad Fakhry. Kala itu, Manohara yang mendapatkan KDRT tidak bisa kembali ke Indonesia. Namun, berkat upaya LMP, akhirnya Manohara bisa pulang ke Tanah Air.



Sumber: Suara Pembaruan