Mahfud Tegaskan Tidak Ada yang Cegah Rizieq

Mahfud Tegaskan Tidak Ada yang Cegah Rizieq
Mahfud MD. ( Foto: Antara / Jessica Helena Wuysang )
Novy Lumanauw / YUD Selasa, 12 November 2019 | 18:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menko Polhukam Mahfud MD menegaskan, tidak ada yang mencekal pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Syihab untuk kembali ke Tanah Air dari Saudi Arabia.

“Sudah saya cek semua, baik imigrasi maupun kepolisian. Tidak ada yang mencegah dia (Rizieq Syihab),” kata Mahfud di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Mahfud meminta agar Rizieq menyerahkan kepadanya apabila memiliki bukti surat cekal yang dikeluarkan Pemerintah Republik Indonesia

“Jadi begini, kalau dia (Rizieq) punya bukti surat dicekal oleh Pemerintah Indonesia, antarkan ke saya, entah aslinya, entah copy-nya,” tegas Mahfud.

Ia mengaku ada dokumen yang beredar di media sosial (Medsos), tapi tidak pernah melihat aslinya.

“Itu Habib Rizieq tidak boleh keluar dari Arab Saudi atas alasan keamanan. Nah, alasan keamanan ini tidak disebutkan, apakah atas permintaan Pemerintah Indonesia atau tidak. Tidak disebut dalam surat itu,” jelas Mahfud.

Disebutkan, menurut hukum Indonesia tidak mungkin dalam kurun waktu satu setengah tahun seseorang dicekal atas permintaan Pemerintah Indonesia. Menurut undang-undang yang berlaku di Indonesia, kata Mahfud, masa berlaku pencekalan hanya enam bulan lamanya.

Dan, dalam kurun waktu enam bulan seseorang yang dicekal tidak diajukan ke pengadilan, maka berarti orang tersebut boleh keluar dan boleh masuk ke suatu negara.

“Katanya itu sudah satu setengah tahun. Berarti masalahnya bukan di Pemerintah Indonesia. Masalahnya di pemerintah Arab Saudi, silahkan urusanya ke sana (Arab Saudi) kalau ada sesuatu yang bisa kita bantu, ya kita bantu,” kata Mahfud.



Sumber: Investor Daily