Sikapi Persoalan Hukum, Jokowi Minta Aparat Bersikap Preventif

Sikapi Persoalan Hukum,  Jokowi Minta Aparat Bersikap Preventif
Presiden Jokowi memberikan pemaparan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forkopimda di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu, 13 November 2019. (Foto: Beritasatu Photo / Carlos KY Paath)
Carlos KY Paath / RSAT Rabu, 13 November 2019 | 11:58 WIB

Bogor, Beritasatu.com – Aparat penegak hukum diharapkan bersikap preventif dalam menyikapi persoalan hukum. Imbauan dan peringatan perlu untuk disampaikan terlebih dahulu kepada seseorang yang diduga melakukan kesalahan.

“Saya titip pada kesempatan yang baik ini, kalau ada persoalan hukum dan itu sudah keliatan di awal-awal. Preventif dulu, diingatkan dulu. Jangan ditunggu (dibiarkan), kemudian peristiwa terjadi sampai sudah terjadi baru ditangani,” kata Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Hal itu disampaikan Jokowi dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Indonesia Maju antara Pemerintah Pusat dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat, Rabu (13/11/2019).

“Jelas-jelas itu keliru sejak awal, diingatkan dong, 'gubernur, ini keliru'. Jangan ditunggu, ngerti keliru, ditunggu sampai terus. Dikerjakan setelah rampung baru ditebas. Tidak bisa seperti ini. Harus kita akhiri seperti ini,” tegas Jokowi.

Jokowi tidak menginginkan hal itu terjadi di kejaksaan dan kepolisian daerah. “Selanjutnya juga yang berkaitan dengan kebijakan. Kebijakan. Jangan ada kebijakan yang dikriminalisasi. Dicari-cari. Saya mendengar banyak sekali,” ujar Jokowi.

Jokowi menambahkan kalau tidak ada niat jahatnya, jangan dicari-cari. Sebab yang namanya orang itu, yang namanya pekerjaan itu banyak sekali. "Di DKI Jakarta, mata anggaran ada 57 ribu. Kalau ada yang keliru 1 dan 2 segera cepat diingatkan," pinta Jokowi.



Sumber: Suara Pembaruan