Wakapolda: Polisi Selidiki Apakah Pelaku Bom Terkait Jaringan JAD atau ISIS

Wakapolda: Polisi Selidiki Apakah Pelaku Bom Terkait Jaringan JAD atau ISIS
Personel Brimob Polri berjalan menuju Mapolrestabes Medan pascabom bunuh diri di Sumut, Rabu (13/11/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Irsan Mulyadi )
Arnold H Sianturi / JAS Rabu, 13 November 2019 | 14:41 WIB

Medan, Beritasatu.com - Wakapolda Sumut, Brigjen Pol Mardiaz Khusin Dwihananto menegaskan, bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, dilakukan secara tunggal oleh Rabbial Muslim Nasution (RMN).

"Kita masih melakukan pendalaman apakah pelaku itu terkait jaringan Jamaah Ansarut Daulah (JAD) atau Islamic State Irak and Syria (ISIS). Penyelidikan sedang berjalan," ujar Wakapolda Sumut, Rabu (13/11/2019).

Mantan Kapolrestabes Medan ini menyampaikan, belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus bom bunuh diri itu. Polisi masih melakukan pengejaran atas rekan teroris RMN.

"Sampai sejauh ini masih dilakukan proses pemeriksaan. Keluarga dari pelaku bom bunuh diri itu sudah dimintai keterangan. Kasus ini masih kita kembangkan lagi," katanya.

Ketika disinggung tentang pelaku yang menggunakan jaket perusahaan penyedia jasa angkutan online, Mardiaz menyampaikan, bahwa keterkaitan ini juga masih didalami lagi.

"Kita akan minta konfirmasi dan klarifikasi dari penyedia jasa angkutan online itu. Kita akan tanyakan kebenaran orang bersangkutan terdaftar atau tidak. Sebab, bisa saja dia menyamar," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan