Diduga Menistakan Agama, Atta Halilintar Dipolisikan

Diduga Menistakan Agama, Atta Halilintar Dipolisikan
Atta Halilintar ( Foto: istimewa )
Chairul Fikri / YUD Rabu, 13 November 2019 | 21:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Dunia hiburan tanah air kembali heboh dengan kabar pelaporan seorang Youtubers terkenal nomor satu Indonesia, Atta Halilintar akibat dugaan penistaan agama yang dilakukannya dalam sebuah video di akun YouTube pribadinya. Pria kelahiran Dumai, 20 November 1994 itu dilaporkan oleh Ustaz Ruhimat yang merupakan anggota LSM dan juga anggota sebuah organisasi masyarakat di Banten.

Ustaz Ruhimat mendatangi Polda Metro Jaya untuk melaporkan Atta dengan didampingi oleh kuasa hukum Firdaus Owiobo. Tak hanya Atta saja yang dilaporkan, pihak Ustaz Ruhimat juga melaporkan akun YouTube bernama Gunawan Swallow lantaran memposting ulang video dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Atta Halilintar. Hal itu diungkapkan Firdaus Owiobo saat ditemui di Polda Metro Jaya usai melaporkan Atta ke SPKT Polda Metro Jaya Jakarta, Rabu (13/11/2019) sore.

"Jadi kedatangan kami kesini bermaksud ingin melaporkan saudara Atta Halilintar lantaran kami menduga yang bersangkutan melakukan penistaan agama di salah satu konten Youtube-nya yang di postingnya. Dimana dalam video itu, Atta bersama Adik atau teman-temannya memperagakan sebuah gerakan salat. Namun dalam gerakan itu, mereka sambil teriak-teriak dan dorong-dorongan. Kan itu tidak masuk persyaratan, kriteria dan adab umat Muslim saat salat. Jadi kami anggap itu melecehkan dan menistakan agama. Makanya kami datang kesini untuk melaporkan Atta akibat kasus ini. Dan pihak Kepolisian telah mendaftarkannya dengan nomor LP/7322/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus tertanggal 13 November 2019. Dan kami menduga yang bersangkutan melanggar hukum dengan dugaan pelanggaran Pasal 156 a, dan UU ITE Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 a Tentang Dugaan Penistaan Agama," ungkap Firdaus.

Selain melaporkan Atta dan juga pemilik akun Gunawan Swallow atas dasar pencemaran dan penistaan agama, pihaknya juga menyertakan barang bukti berupa video YouTube yang diposting oleh Atta dalam akun media sosial Youtube-nya itu.

Sementara itu, Ustaz Ruhimay sendiri mengaku melaporkan Atta lantaran dirinya ingin menegur perbuatan Atta yang dianggapnya sudah kelewatan lantaran mempermainkan gerakan salat.

"Kami punya hak untuk menegur perbuatan yang berkenaan dengan pelecehan atau yang mempermainkan agama. Dan kami minta Atta jawab saja laporan kami, gak usah lagi komunikasi-komunikasi lagi. Karena buat kami masalah agama adalah masalah yang mutlak dan tidak bisa dikomunikasikan. Jadi kalau dalam salat kan ada adab, syarat dan peraturan dan lain-lain. Jangankan main handphone, loncat-loncat, melirik pun, batuk pun, tiga kali bergerak batal salatnya. Akan tetapi ia dengan sengaja bikin. Kami punya hak untuk menegur sekaligus berkaitan dengan perbuatan yang berkenaan dengan pelecehan atau mempermainkan agama," tandas Ustaz Ruhimat.

Sebelumnya, dalam sebuah video yang diposting setahun yang lalu, Atta diduga dengan sengaja membaca ayat suci Alquran dengan lambat sebagai imam. Beberapa saat kemudian, dia menjadi makmum, namun menerima panggilan handphone dari adiknya. Lagi-lagi Atta diduga sengaja menerima panggilan telepon dan bernada keras. Atta juga dianggap bermain-main dan menyenggol kaki dengan adiknya. Video berdurasi 5 menit 46 detik itu diunggah kembali oleh akun youtuber Gunawan Swallow yang akhirnya kemudian menimbulkan kontroversi.



Sumber: BeritaSatu.com