Aktivitas Polrestabes Medan Kembali Normal

Aktivitas Polrestabes Medan Kembali Normal
Aktivitas di Markas Polrestabes Medan kembali normal, Kamis, 14 November 2019. ( Foto: Suara Pembaruan/Arnold Sianturi )
Arnold H Sianturi / CAH Kamis, 14 November 2019 | 09:53 WIB

Medan, Beritasatu.com - Aktivitas di Markas Polrestabes Medan kembali normal. Namun, pengamanan di pintu masuk diperketat. Pelayanan terhadap masyarakat yang sebelumnya ditutup akibat teror bom bunuh diri, Rabu (13/11/2019) kemarin, akhirnya kembali dibuka.

Pantauan SP, Kamis (14/11/2019) pagi sekitar pukul 09.00 WIB, pintu masuk di bagian depan Markas Polrestabes Medan, dijaga oleh polisi berseragam yang dilengkapi dengan senjata laras panjang. Polisi melakukan pemeriksaan kepada setiap pengunjung di kantor polisi itu.

Selain itu, masyarakat yang memiliki urusan di kantor polisi itu diwajibkan mengeluarkan barang dari dalam tas yang dibawa. Polisi juga meminta pengunjung untuk memperlihatkan identitas. Ada dua pintu pagar yang dilalui sebelum pengunjung masuk ke dalam Markas Polrestabes Medan.

Pengunjung yang berurusan di kantor polisi itu lebih dominan dari kalangan usia muda. Mereka lengsung bergegas ke lokasi pengurusan surat keterangan catatan kepolisian (SKCK), yang lokasinya berada di samping Gedung Puskodal Ops Polrestabes Medan.

Lokasi pengurusan SKCK itu memiliki jarak sekitar 10 meter dari tempat Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24), melakukan teror bom bunuh diri tersebut. Selain menewaskan Dedek, ledakan bom itu melukai empat polisi, satu pegawai dan seorang mahasiswa.

Adapun identitas korban luka itu adalah Kompol Abdul Mutolip Kasi Propam Polrerabes Medan mengalami luka tangan kanan robek, Kompol Sarponi KasubBag Bin Ops Polrestabes Medan mengalami luka robek bokong sebelah kanan.

Kemudian, Aipda Deni Hamdani Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami luka-luka terkena serpihan, Bripka Juli Chandra Brigadir Si Propam Polrestabes Medan mengalami telinga sebelah kanan tidak bisa mendengar.

Selain itu, Ricard Purba PHL Bag Ops mengalami luka memar di wajah dan lengan dan Ikhsan Mulyadi Siregar (Mahasiswa) warga Jalan Bakti Suka Dono Dusun IV Kelurahan Tanjung Gusta Kecamatan Sunggal, mengalami luka di pinggul sebelah kiri terkena serpihan.

Bom bunuh diri itu juga merusak Mobil Dinas dan mobil pribadi Kabag Ops Polrestabes Medan, mengalami rusak kaca pecah dan terkena serpihan, 2 unit truk dinas Polri mengalami kaca pecah dan terkena serpihan ledakan. 



Sumber: Suara Pembaruan