Mantan Panglima NII Duga Bom Medan Dipicu Tewasnya Pemimpin ISIS
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mantan Panglima NII Duga Bom Medan Dipicu Tewasnya Pemimpin ISIS

Kamis, 14 November 2019 | 10:51 WIB
Oleh : Fana Suparman / FMB

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Panglima Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan menduga pelaku teror bom bunuh diri di Polresta Medan, Sumatera Utara pada Rabu (13/11/2019) kemarin merupakan bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Ken menyebut aksi bom bunuh diri tersebut sebagai aksi balas dendam atas tewasnya pemimpin ISIS Abu Bakr al Baghdadi beberapa waktu lalu di Suriah dalam operasi khusus Amerika Serikat.

"Ini pelakunya dari kelompok JAD. Efek meninggalnya Abu Bakar al Baghdadi," kata Ken yang merupakan pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center kepada SP, Kamis (14/11/2019).

Karopenmas Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyebut pelaku bom bunuh diri di Polresta bernama Rabbial Muslim Nasution (24) berstatus sebagai mahasiswa. Dedi menyatakan Rabbial beraksi seorang diri atau lone wolf. Pelaku meninggal karena terkena dampak dari ledakan bom yang dibawanya.

Serangan lone wolf semakin meningkat belakangan ini. Peristiwa bom bunuh diri di Polresta Medan hanya berselang sekitar sebulan dari serangan terhadap Wiranto yang saat itu masih menjabat Menko Polhukam pada Kamis (10/10/2019) lalu. Penyerangan ini terjadi saat Wiranto bersama rombongan akan meninggalkan helipad atau tempat pendaratan helikopter, tepatnya di pintu gerbang Alun-alun Menes Desa Purwaraja Kecamatan, Menes, Pandeglang, Banten.

Ken menilai ancaman teror yang dilakukan oleh individu atau lone wolf lebih berbahaya ketimbang teror yang dilancarkan oleh kelompok teroris lantaran serangan lone wolf tanpa koordinasi dan bisa lepas dari monitor aparat. Hal ini salah satu faktor yang membuat penanganan terorisme yang dilakukan aparat seperti pemadam kebakaran atau beraksi saat teror telah terjadi.

"Sebab tidak bisa terdeteksi," katanya.

Ken mengatakan, para mantan ISIS yang kembali ke Indonesia punya potensi lebih besar menjadi lone wolf. Hal ini lantaran mereka memiliki keberanian dan keterampilan. Apalagi, kelompok radikalis sedang gamang atas tewasnya Abu Bakr al Baghdadi. Mereka, kata Ken seperti putus asa walaupun tetap dengan segala upaya akan melakukan usaha pembentukan opini sebagai langkah eksistensi mereka. Salah satunya melalui aksi teror.

"Putus asa dan jihad kelompok radikal itu beda tipis, apalagi di iming-imingi puluhan bidadari dan surga tanpa hisab bersama keluarga ketika melakukan aksi bom bunuh diri, ini perlu diwaspadai," katanya.

Namun, Ken mengingatkan, tak hanya para mantan ISIS, kelompok-kelompok intoleran saat ini dapat dengan cepat menjadi radikalis bahkan melakukan aksi teror tanpa perlu komando. Dikatakan, melalui media sosial, asupan pemahaman radikal bisa didapat tanpa perlu bertemu dengan guru yang memberi materi jihad.

"Ketika sudah intoleransi, belajar dari media sosial pun bisa terpapar paham radikal dan teror bisa dilakukan secara acak oleh orang yang sudah terpapar paham intoleransi dan radikalisme. Ini yang dikhawatirkan sebab bisa jadi ini lepas dari pantauan aparat. Mereka yang punya keterampilan bikin bom dan punya keberanian maka bisa menjadi bunglon alias bisa menyaru menjadi apa saja agar tidak dicurigai sehingga mereka bisa melakukan aksi teror kapanpun dan dimanapun mereka inginkan," ungkapnya.

Untuk itu, Ken meminta aparat kepolisian meningkatkan pengamanan secara konsisten agar tidak kembali kecolongan. Bila perlu, kepolisian segera menangkap orang-orang yang sudah terindikasi akan melakukan teror. Peningkatan pengamanan secara konsisten dinilai perlu untuk mengantisipasi serangan terorisme tetutama menjelang Natal dan tahun baru mendatang.

"Terutama pengamanan di tempat-tempat umum, seperti rumah ibadah dan pusat perbelanjaan," ungkapnya.

Selain itu, aparat kepolisian juga perlu meningkatkan kewaspadaan. Hal ini mengingat dalam sejumlah peristiwa, aparat kepolisian menjadi sasaran teror.

"Polisi menjadi sasaran karena dianggap menghalang-halangi gerakan mereka, bahkan polisi dianggap memadamkan cahaya Allah," kata Ken.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Antisipasi Tsunami Terulang, BMKG Sempurnakan Sistem Peringatan Dini

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan pihaknya dan kementerian/lembaga terkait sedang menyempurnakan sistem gempabumi dan peringatan dini tsunami.

NASIONAL | 19 September 2021

Dirtipidum: Napoleon Pukuli dan Lumuri M Kece dengan Kotoran

Hasil pemeriksaan perkara penganiayaan yang dialami Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri terungkap bahwa Napoleon Bonaparte memukuli dan melumuri kotoran

NASIONAL | 19 September 2021

Komisi I DPR Dukung Peremajaan Alutsista Koamarda II Surabaya

Komisi I DPR mendukung peremajaan alat utama sistem pertahanan (alutsista) Koarmada II Surabaya.

NASIONAL | 19 September 2021

9 Nakes Korban Kekerasan KKB Jalani Pemulihan Trauma

Sebanyak sembilan tenaga kesehatan korban kekerasan d Kiwirok, Pegunungan Bintang, Provinsi Papua pada Senin (13/9/2021)saat ini menjalani pemulihan trauma

NASIONAL | 19 September 2021

Mulai 25 September, Denpasar Terapkan Ganjil Genap di Daerah Tujuan Wisata

Polrestra Denpasar akan menerapkan peraturan lalu lintas berupa penyekatan ganjil genap bagi kendaraan di Daerah Tujuan Wisata (DTW) mulai 25 September 2021.

NASIONAL | 19 September 2021

Wasekjen Demokrat Minta Pemerintah Perhatikan Nasib Guru Honorer

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Irwan meminta pemerintah memperhatikan nasib para guru honorer.

NASIONAL | 19 September 2021

BNPT: Sikap Intoleran Sebabkan Bencana, Hargai Perbedaan

Komjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, sikap intoleran terhadap agama dapat menyebabkan bencana sehingga mengajak masyarakat untuk menghargai perbedaan

NASIONAL | 19 September 2021

Ini Isi Lengkap Surat Terbuka Irjen Napoleon Soal Penganiayaan M Kece

Irjen Napoleon Bonaparte menuliskan surat terbuka terkait dugaan penganiayaan terhadap Muhammad Kece atau Muhammad Kace. Ini isi lengkap surat tersebut.

NASIONAL | 19 September 2021

Banjir Rendam Ratusan Rumah di Mukomuko

Sebanyak 108 rumah warga Desa Rawa Mulya Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sejak Sabtu (18/9/2021) sampai Minggu (19/9/2021) terendam banjir.

NASIONAL | 19 September 2021

Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

Dalam surat terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte mengaku akan bertanggung jawab atas dugaan pemukulan terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 19 September 2021


TAG POPULER

# Myanmar


# Ali Kalora


# Mujahidin Indonesia Timur


# Inter Milan


# Persib



TERKINI
Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

Barcelona vs Granada: Tuan Rumah di Atas Angin

BOLA | 2 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings