Pembangunan Bandara Perintis, Cara Pemerintah Hadirkan Negara di Perbatasan

Pembangunan Bandara Perintis, Cara Pemerintah Hadirkan Negara di Perbatasan
Ilustrasi lapangan terbang perintis. ( Foto: Antara )
Carlos KY Paath / RSAT Kamis, 14 November 2019 | 20:37 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pembangunan bandara perintis oleh Kementerian Perhubungan (Kemhub) merupakan cara pemerintah menghadirkan negara di berbagai wilayah perbatasan dan pelosok Tanah Air. Misalnya pembangunan bandara perintis di Miangas, Sulawesi Utara.

Miangas merupakan wilayah perbatasan Indonesia-Filipina yang letaknya 400 km dari Indonesia, dan hanya 50 km dari Filipina. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Diskusi Forum A1 di Jakarta, Kamis (14/11/2019).

“Di Miangas kita sudah bangun jalan dan bandara di sana. Ketika kami datang mereka tuh semangat nyanyi Indonesia Raya. Bayangkan kalau kita tidak bangun bandara, mereka tidak bisa merasakan kehadiran Indonesia,” ungkap Budi.

Forum A1 mengangkat tema “Makmur dan Terhubung Berkat Infrastruktur” digelar oleh Inisiator Indonesia. Budi menambahkan, pembangunan bandara perintis juga bukti bahwa pembangunan yang dilakukan pemerintah menggunakan paradigma Indonesia sentris.

Menurut Budi, Kemhub telah membangun dan merenovasi 50 bandara perintis. Kemhub akan terus melakukan pembangunan di wilayah perbatasan dan pelosok. Budi berharap bandara perintis dapat memperbaiki jaringan logistik perekonomian.



Sumber: Suara Pembaruan