Gandeng Wolftank, YKAN Kembali Gelar “Mangrove Volunteers Day”
Logo BeritaSatu

Gandeng Wolftank, YKAN Kembali Gelar “Mangrove Volunteers Day”

Jumat, 15 November 2019 | 10:06 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Indonesia adalah negara dengan lahan mangrove terbesar di dunia, bahkan luasannya mencakup 23% dari total mangrove di seluruh dunia dan memiliki peran penting dalam upaya mitigasi dampak perubahan iklim.

Namun salah satu tantangan terbesar menyelamatkan hutan mangrove adalah menahan laju kerusakannya yang kini tercatat sebagai salah satu yang tercepat di dunia. Secara keseluruhan, lebih dari 1 juta ha hutan mangrove di Indonesia hilang dalam tiga dekade terakhir. Sementara itu, dari sisa lahan mangrove yang ada, sebanyak 27% berada dalam kategori rusak ringan dan 42% rusak berat.

Padahal dengan menghentikan laju kerusakan mangrove dapat memenuhi seperempat target Indonesia dalam mengurangi emisi sebanyak 26% pada 2020. Atas alasan itulah, Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) kembali mengadakan acara “Mangrove Volunteers Day”, yang diselenggarakan di Taman Wisata Angke, Jakarta, pada Kamis (14/10).

Kegiatan penanaman mangrove kali ini selain diikuti oleh Dewan Penasihat YKAN Tony Wenas, YKAN juga menggandeng band Wolftank - sebagai nature ambassador YKAN - perwakilan dari Hard Rock Café dan Brava Radio, serta mitra YKAN lainnya.

Disampaikan dalam keterangan pers bahwa, kegiatan “Mangrove Volunteers Day” ini merupakan puncak dari kegiatan kampanye pelestarian mangrove yang dilakukan di Hard Rock Café, lewat ajang pertunjukan musik “I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation” pada 28 Oktober.

Kemudian dana yang telah terkumpul dalam pertunjukan musik tersebut akan digunakan untuk program konservasi dan restorasi ekosistem mangrove di Jakarta. Dengan pembelian satu buah tiket “I Like Monday, I Like Nature: Music for Conservation” menandai satu buah bibit mangrove yang kemudian ditanam bersama-sama di Arboretum, Taman Wisata Angke. Penanaman dilakukan di atas guludan yang mampu menampung 50 anakan mangrove yang terdiri dari paling tidak empat spesies yaitu Rhyzopora muncronata, R. apiculata, Bruguiera gymnorrhiza, dan Avicennia.

Rangkaian kegiatan kampanye ini juga bertujuan menyadarkan masyarakat luas akan pentingnya ekosistem mangrove bagi kawasan pesisir maupun perkotaan. Sejatinya, setiap individu dapat melakukan perubahan.

“Dulu, saya termasuk orang yang sering menebang mangrove karena dianggap mengganggu saat memancing. Pada saat itu, saya tidak tahu fungsi mangrove. Dan sekarang, setelah tahu lebih jauh tentang mangrove, saya tergerak untuk ikut ambil aksi dalam kampanye ini. Sekarang adalah saatnya untuk give back to nature,” ujar Kin Aulia, gitaris Wolftank.

Kolaborasi Multipihak

Selain itu, kampanye ini merupakan respons untuk memperbaiki kualitas udara Kota Jakarta, yang dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data dari Airvisual.com, masuk dalam kelompok kota-kota di dunia dengan kualitas udara terburuk.

Melansir dari riset The Nature Conservancy (TNC) yang dilakukan pada 2016, salah satu solusi untuk menciptakan kota yang sehat adalah dengan memanfaatkan infrastruktur alami. Dalam hal ini, hutan mangrove menjadi salah satu infrastruktur alami dengan kemampuannya menyerap dan menyimpan karbon hingga lebih dari 1.000 ton per hektar.

Direktorat Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta, menjalin kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkomitmen untuk merestorasi ekosistem mangrove dan mengimplementasikan program pengelolaan terpadu melalui program MERA (Mangrove Ecosystem Restoration Alliance).

MERA, yang diluncurkan pada 2018, merupakan aliansi kemitraan yang mengedepankan strategi adaptasi berbasis ekosistem, termasuk konservasi dan restorasi mangrove, yang merupakan tindakan prioritas bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di pesisir dan pelestarian keanekaragaman hayati.

Aliansi kemitraan ini menjadi platform nasional multipihak untuk mengurangi kerentanan masyarakat pesisir, pelestarian sumber daya dan aset, serta upaya mitigasi dan adaptasi terhadap perubahan iklim.

“Wilayah mangrove Angke Kapuk menjadi titik awal berjalannya program MERA bekerja sama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jakarta. Saat ini kami sudah menyelesaikan tahapan pertama, yakni melakukan kajian ilmiah dan merancang master plan untuk tahapan restorasi dan pengembangan mangrove Angke Kapuk. Untuk memastikan upaya restorasi dan perlindungan mangrove Angke Kapuk berjalan efektif dan berkelanjutan, MERA mendorong pengelolaan ekosistem terpadu yang bersifat kolaboratif, menyatukan seluruh pihak yang peduli akan kelestarian mangrove,” kata Direktur Program Kelautan YKAN Muhammad Ilman.

Secara umum, hutan mangrove dikenal sebagai benteng pertahanan terakhir yang melindungi wilayah perkotaan dari ancaman banjir rob, erosi, tsunami, maupun sebagai penyaring air bersih, area pembibitan yang penting bagi ikan dan invertebrata, tempat persinggahan bagi burung-burung yang bermigrasi, serta menjadi sumber pangan maupun perekonomian masyarakat sekitarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kabar Baik, IPB dan BPI-BRIN Ciptakan Oxygen Concentrator Berbahan Baku Lokal

IPB University dan Balai Pengembangan Instrumentasi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BPI-BRIN) berhasil menciptakan oxygen concentrator.

NASIONAL | 28 September 2021

Habib Luthfi: Indonesia Raya Bukan Sekadar Lagu, tetapi Ikrar

Dengan mengetahui dan mengenal sejarah maka masyarakat akan paham bagaimana para pendahulu bangsa ini berjuang dan bagaimana mereka mencintai bangsanya.

NASIONAL | 28 September 2021

Ini Upaya Sub PB PON Klaster Mimika Tertibkan Penonton PON di Papua

Jumlah tiket yang dijual saat ini sebagian besar atau 60% dijual melalui aplikasi di atas dan sisanya sebanyak 40% melalui offline.

NASIONAL | 27 September 2021

Hunian Kamar Hotel di Sumut Sudah Capai 50%

Kenaikan hunian hotel di Sumut terjadi secara bertahap sejak 24 Agustus 2021.

NASIONAL | 27 September 2021

Akhiri Masa Jabatan di APJII, Ini Catatan Kesuksesan Jamalul Izza

Ketua Umum APJII, Jamalul Izza menyebut pengurus yang dipimpinnya telah merealisasikan 94 persen amanat Munas tahun 2018.

NASIONAL | 27 September 2021

Banjir Bandang Hantam Puluhan Rumah Warga di Sumsel

Tidak ada korban jiwa untuk warga yang rumahnya rusak berat.

NASIONAL | 27 September 2021

Ini Para Sesepuh yang Memutuskan Siapa Pengganti Mangkunegara IX

Penentuan penerus takhta Mangkunegaran Solo kemungkinan setelah 100 hari wafatnya Mangkunegara IX atau sekitar akhir November.

NASIONAL | 27 September 2021

Menag: Insentif Guru Bukan PNS Madrasah Segera Cair

Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan, insentif ini secara bertahap akan segera cair

NASIONAL | 27 September 2021


Fahri Hamzah Apresiasi Kinerja Kejagung dalam Pemberantasan Korupsi

Fahri Hamzah mengapresiasi kinerja Kejgung dalam pemberantasan korupsi. Tolak ukurnya, penyelamatan uang negara sebesar Rp 26,1 triliun.

NASIONAL | 27 September 2021


TAG POPULER

# Rocky Gerung vs Sentul City


# Jalur Puncak 2


# PSI


# SBY


# PKI



TERKINI
IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun

IMF Perkirakan Subsidi Bahan Bakar Fosil Global hingga Rp 85.609 Triliun

DUNIA | 3 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings