Logo BeritaSatu

Kasus Gratifikasi Sunjaya, KPK Cegah 2 Petinggi Cirebon Energi Prasarana

Jumat, 15 November 2019 | 17:48 WIB
Oleh : Fana Suparman / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah pemilik sekaligus Komisaris PT Cirebon Energi Prasarana, Heru Dewanto dan Direktur PT Cirebon Energi Prasarana, Teguh Haryono untuk bepergian ke luar negeri.

Kedua petinggi Cirebon Energi Prasarana itu dilarang ke luar negeri terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi yang menjerat mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra.

Jubir KPK, Febri Diansyah mengatakan, surat permintaan untuk mencegah keduanya ke luar negeri telah dilayangkan KPK ke Ditjen Imigrasi Kemkumham. Masa larangan ini berlaku selama enam bulan ke depan terhitung sejak 1 November 2019.

"Pelarangan ke luar negeri dilakukan selama enam bulan ke depan terhitung sejak 1 November 2019," kata Febri melalui pesan singkat, Jumat (15/11/2019).

Diketahui, KPK menetapkan mantan Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastra sebagai tersangka kasus dugaan suap tindak pidana pencucian uang (TPPU). Penetapan tersangka ini merupakan pengembangan dari perkara suap perizinan di Pemerintah Kabupaten Cirebon yang menjerat Sunjaya dan Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Cirebon, Gatot Rachmanto.

Dalam perkara tersebut, Pengadilan Tipikor Bandung menghukum Sunjaya dengan hukuman 5 tahun pidana penjara sementara Gatot divonis 2 tahun 2 bulan pidana penjara.

Dalam kasus TPPU ini, KPK menemukan sejumlah bukti dugaan penerimaan suap dan gratifikasi oleh Sunjaya dan dugaan perbuatan menempatkan, mentransfer, mengalihkan, membelanjakan, membayarkan, menghibahkan, menitipkan, membawa ke luar negeri, mengubah bentuk, menukarkan dengan mata uang atau surat berharga atau perbuatan lain atas hasil korupsi dengan tujuan menyembunyikan atau menyamarkan asal usulnya.

Selama menjabat sebagai Bupati Cirebon, Sunjaya diduga menerima gratifikasi dan suap dari sejumlah pihak dengan nilai total Rp 51 miliar.

Salah satu suap yang diterima Sunjaya berasal dari kontraktor asal Korea, Hyundai Engineeering & Construction (HDEC) sebesar Rp 6,04 miliar. Suap ini terkait dengan proyek pembangunan PLTU Cirebon-2 dimana HDEC merupakan satu dari tiga kontraktor utama dalam pembangunan proyek PLTU yang dimulai pada tahun 2016 tersebut.

Fakta-fakta mengenai aliran suap dari HDEC kepada Sunjaya ini telah mencuat dalam proses persidangan perkara suap perizinan yang menjerat Sunjaya sebelumnya. Bahkan, Sunjaya dan juru bicara dari kantor pusat Hyundai di Seoul mengakui mengenai transaksi suap terkait proyek PLTU Cirebon-2 tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Fotonya di Kafe Tanpa Jilbab Beredar Luas, Wanita Iran Ini Langsung Ditangkap

Pasukan keamanan Iran menangkap seorang wanita setelah foto dirinya dan wanita lain yang sedang makan di sebuah kafe di Teheran tanpa jilbab beredar luas.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jokowi Tidak Pakai Masker Saat Pimpin Upacara, Ini Penjelasan Setpres

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memakai masker saat menjadi inspektur upacara Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti.

NEWS | 1 Oktober 2022

Pelonggaran Masker Diberlakukan Saat Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Pelonggaran penggunaan masker diberlakukan saat pelaksanaan Upacara Hari Kesaktian Pancasila. Jokowi tidak pakai masker.

NEWS | 1 Oktober 2022

Usut Tuntas Pembantaian 4 Pekerja Proyek di Papua Barat

Usut tuntas  penyerangan TPNPB terhadap 14 pekerja proyek jalan di Teluk Bintuni, Papua Barat, yang menewaskan 4 korban.

NEWS | 1 Oktober 2022

Jokowi Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kompleks Monumen Pancasila Sakti, Jalan Lubang Buaya, Jakarta Timur

NEWS | 1 Oktober 2022

Gempa Berkekuatan M6,0 Guncang Wilayah Tapanuli Utara

BMKG melaporkan gempa bumi tektonik dengan kekuatan M6,0 guncang wilayah Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Sabtu, (1/10/2022).

NEWS | 1 Oktober 2022

Tingkatkan Minat Baca, Pemprov DKI Gelar Baca Jakarta 2022

Guna meningkatkan minat baca terlebih di kalangan generasi muda, Pemprov DKI Jakarta gelar Baca Jakarta 2022.

NEWS | 1 Oktober 2022

Iran Tangkap 9 Warga Eropa Terkait Aksi Protes Tewasnya Mahsa Amini

Iran menahan sembilan orang warga Eropa di balik gelombang aksi protes yang tengah mengguncang negara itu setelah tewasnya Mahsa Amini.

NEWS | 1 Oktober 2022

Penyerangan TPNPB di Papua Barat, 4 Tewas 2 Dibakar Bersama Mobil BBM

Penyerangan TPNPB terhadap terhadap 12 pekerja di Teluk Bintuni, Papua Barat, Kamis (29/9/2022) malam, menewaskan 4 korban.

NEWS | 1 Oktober 2022

Badai Ian Bergerak ke Carolina, 21 Dilaporkan Tewas di Florida

Badai Ian kini bergerak menuju wilayah Carolina Selatan pada Jumat, sehari setelah membawa kehancuran di semenanjung Florida, dengan menewaskan 21 orang

NEWS | 1 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Mallorca vs Barcelona: Bidik Enam Kemenangan Beruntun

Mallorca vs Barcelona: Bidik Enam Kemenangan Beruntun

BOLA | 7 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings