Dukung Sertifikasi Nikah, Wapres: Yang Penting Ilmunya, Bukan Sertifikat

Dukung Sertifikasi Nikah, Wapres: Yang Penting Ilmunya, Bukan Sertifikat
Wapres Ma'ruf Amin. (Foto: ANTARA/Anis Efizudin)
Robertus Wardi / RSAT Jumat, 15 November 2019 | 21:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menyatakan dirinya mendukung wacana sertifikasi nikah bagi warga negara yang ingin melaksanakan pernikahan. Yang penting adalah sosialisasi ilmu kepada para pasangan yang hendak menikah, bukan sertifikatnya.

Menurut dia, program demikian memang penting. Yakni memberi pelatihan pada situasi pranikah kepada para pasangan.

"Karena supaya ketika dia nikah itu  sudah siap mental dan fisik, terutama dalam menghadapi kemungkinan pencegahan stunting," kata Ma'ruf Amin, Jumat (15/11/2019).

Menurutnya, stunting terjadi sejak masa kehamilan. Maka sosialisasi pengetahuan menyangkut itu harus dilakukan sebelum kehamilan terjadi. Dan saat itu adalah saat sebelum pernikahan dilaksanakan, alias pranikah.

"Makanya itu penting. Juga soal bagaimana membangun keluarga yang sejahtera, yang bahasa agamanya itu sakinah, rumah tangga yang sakinah. Sebab rumah tangga itu unit terkecil dari masyarakat. Kalau rumah tangganya berantakan itu pasti bangsa berantakan," tuturnya.

Ma'ruf Amin  meminta agar warga masyarakat tak perlu takut tak bisa menikah bila tak mendapatkan sertifikatnya. Sebab yang penting di dalam program itu adalah soal sosialisasi, soal bagaimana membangun keluarga yang baik, serta siap mencegah stunting.

"Bukan berarti yang tak punya sertifikat tak boleh nikah, ini menakutkan. Substansinya yang kita pentingkan," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com