Penjual Es Tebu Itu Ternyata Terduga Teroris

Penjual Es Tebu Itu Ternyata Terduga Teroris
Polisi berjaga pasca bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumut, Rabu (13/11/2019) ( Foto: Antara / Irsan Mulyadi )
Arnold H Sianturi / FMB Sabtu, 16 November 2019 | 20:53 WIB

Medan, Beritasatu.com - Salah satu terduga terorisme yang diamankan Polda Sumut bekerja sama dengan Densus 88 dari Jalan Jermal VI ternyata seorang penjual es tebu di kawasan Jalan Panglima Denai Medan.

Penjual es tebu yang ditangkap terkait dengan kasus ledakan bom bunuh diri oleh Rabbial Muslim Nasution alias Dedek (24) di Markas Polrestabes Medan itu, adalah bernama Diki Herawan (25).

"Kita melihat Diki Herawan ditangkap petugas dari rumahnya di Jalan Jermal VI, yang tidak jauh dari lokasi Panglima Denai Medan," ujar seorang warga setempat, Atam (28) kepada SP, Sabtu (16/11/2019) malam.

Atam yang berprofesi sebagai penjual bakso ini mengungkapkan, Diki Herawan sering keluar pada malam hari. Diki juga mengalami banyak perubahan sikap setelah berumah tangga setahun yang lalu.

"Sejak berumah tangga, perginya pun entah ke mana. Dia tidak terbuka seperti dulu lagi. Bahkan, Diki justru menutup diri. Kami terkejut melihat perubahan sikapnya. Ternyata oh ternyata," kata Atam.

Menurutnya, orang yang menangkap Atam mengendarai sepeda motor dan mobil. Diki yang sudah memiliki seorang anak langsung diboyong polisi.

"Kami mendengar percakapan petugas yang melakukan penangkapan, bahwa Diki ditangkap karena terkait dengan kasus ledakan bom bunuh diri itu. Padahal, ini orang dulunya sangat baik," sebutnya.



Sumber: Suara Pembaruan