Tim Dokter Pantau Kembar Siam Ardi dan Ardan Pascaoperasi
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tim Dokter Pantau Kembar Siam Ardi dan Ardan Pascaoperasi

Sabtu, 16 November 2019 | 22:58 WIB
Oleh : JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Tim dokter Rumah Sakit Anak dan Bunda (RSAB) Harapan Kita akan memantau perkembangan kembar siam dempet asal Tangerang Ardi dan Ardan pascaoperasi pemisahan organ tubuh.

Ketua Tim Penanganan Operasi Kembar Siam Ardi Firdaus dan Ardan Firdaus, Dr dr Edy Jo Siswato, Sp A (K) mengatakan pihaknya memantau kesehatan Ardi dan Ardan hingga 7-10 hari ke depan di ruang Intensive Care Unit (ICU).

"Tapi itu tentatif, tergantung bagaimana kondisi fisik pasien, bayi tersebut akan terus diobservasi, mereka harus bisa bernapas baik dan makan dengan baik tanpa bantuan alat. Itu yang menjadi standar bisa keluar ICU," ujar Edy di Jakarta, Sabtu (16/11/2019).

Jika bayi Ardi dan Ardan sudah pulih dan dapat keluar dari RSAB Harapan Kita, para dokter akan terus memantau kondisi keduanya.

Edy mengatakan tumbuh kembang Ardi dan Ardan juga menjadi perhatian para dokter, agar keduanya tumbuh optimal seperti bayi normal lainnya.

"Jadi tidak setop sampai di sini. Kita pantau mulai dari berat badan. Otak juga kita perhatikan kualitasnya nanti, jadi tidak sekadar tumbuh," kata Edy.

Pemantauan tersebut bisa berlangsung hingga lima tahun ke depan. Ardi dan Ardan juga akan menjalankan beberapa fisioterapi seperti fisioterapi tulang.

Hal itu dikarenakan bayi Ardi dan Ardan sudah lama berdempetan, sehingga posisi tulang punggung keduanya sedikit alami kebungkukan.

"Jadi akan ada beberapa fisioterapi tulang punggung," kata Edy.

Dokter penanggung jawab operasi pemisahan Ardi dan Ardan, dr Alexandra SpBA mengatakan Ardi akan menjadi perhatian utama para dokter karena berat tubuhnya Ardi lebih kecil ketimbang Ardan.

"Imunisasi akan kita pantau terus dan dia akan datang ke sini sesuai jadwal periodiknya," kata Alex.

Operasi pemisahan organ tubuh buah hati berusia 14 bulan pasangan Berry dan Hesti tersebut berlangsung 10 jam dan selesai pukul 16.00 WIB

Waktu tersebut lebih cepat dari yang diperkirakan sebelumnya yakni 16 jam operasi.

Operasi tersebut melibatkan 30 tim dokter berbagai spesialis dari beberapa rumah sakit, di antaranya dari RSAB Harapan Kita, Pusat Jantung Harapan Kita, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Pusat Kanker Nasional Dharmais dan Rumah Sakit Carolus.

Dokter spesialis yang dilibatkan dalam operasi hingga pemulihan di antaranya spesialis bedah anak, thoraks kardiovaskular, bedah plastik, anestesi, anak, radiologi, patologi klinik dan spesialis rehabilitasi medik.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA LAINNYA

UGM Luncurkan Program Beasiswa Dato' Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro Center

UGM Yogyakarta meluncurkan program beasiswa Dato’ Low Tuck Kwong – Purnomo Yusgiantoro (PYC), pada Sabtu (18/9/2021).

NASIONAL | 18 September 2021

BNPB: Angin Kencang Rusak 20 Rumah di Talaud, Tak Ada Korban Jiwa

Menurut BNPB, angin kencang merusak sejumlah rumah warga di Kabupaten Kepulauan Talaud namun tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam peristiwa ini.

NASIONAL | 18 September 2021

Thendri Supriatno: ISDA Upaya Mengedukasi Korporasi Terapkan SDG's

ISDA adalah salah satu upaya mengedukasi korporasi agar ada keseimbangan dalam pembangunan ekonomi, sosial serta kesadaran akan lingkungan.

NASIONAL | 18 September 2021

Intimidasi Kapal Perang Tiongkok, Pakar: Nelayan Indonesia Perlu Ekspolitasi ZEE Natuna

nelayan Indonesia di Natuna menyampaikan kapal perang dan penjaga pantai Tiongkok lalu lalang dan mengintimidasi mereka saat menangkap ikan.

NASIONAL | 18 September 2021

Kasus Covid-19 di Papua Masih Tinggi, Puan Minta Penyelenggara PON Waspada

Puan meminta pemerintah melakukan antisipasi dan sejumlah langkah strategis agar PON 2020 Papua dapat berjalan dengan baik.

NASIONAL | 18 September 2021

Keberatan Wacana PPN Pendidikan, SPK Indonesia Surati Nadiem dan Sri Mulyani

SPK Indonesia menyurati Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Menkeu Sri Mulyani terkait wacana dikenakannya PPN pada sekolah internasional.

NASIONAL | 18 September 2021

Jokowi Hadiri Pertemuan MEF 2021 Secara Virtual

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi satu dari 10 kepala negara atau kepala pemerintahan yang mengikuti Major of Economies on Energy and Climate 2021.

NASIONAL | 18 September 2021

Jenazah Nakes Gabriella yang Tewas di Tangan KKB Diterbangkan ke Jayapura

Jenazah nakes Puskesmas Kiwirok, Gabriella Maelani (22) akan diterbangkan ke Jayapura pada Sabtu (18/9/2021) bergantung cuaca dan keamanan.

NASIONAL | 18 September 2021

Di Antara Tembakan KKB, Jenazah Nakes Gabriella Berhasil Dievakuasi dari Jurang 300 Meter

Jenazah nakes Gabriela Meilani (22) berhasil dievakuasi Jumat (17/9/2021) oleh anggota TNI-Polri, di antara tembakan KKB.

NASIONAL | 18 September 2021

Maman: Beragama dan Bernegara dalam Satu Napas NKRI untuk Lawan Ideologi Transnasional

Untuk membendung ideologi transnasional, bangsa Indonesia harus terus memperkuat komitmen beragama dan bernegara dalam satu napas, yaitu NKRI.

NASIONAL | 17 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Aturan Unit Link bakal Diperketat, AAJI Setuju dengan Syarat...

Aturan Unit Link bakal Diperketat, AAJI Setuju dengan Syarat...

EKONOMI | 13 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings