Terduga Teroris di Sumut Berbaiat ke ISIS

Terduga Teroris di Sumut Berbaiat ke ISIS
Polisi berjaga di depan rumah keluarga terduga pelaku aksi bom bunuh diri Mapolrestabes Medan, di Jalan Jangka, Gang Tenteram, Medan, Sumatera Utara, Rabu (13/11/2019). ( Foto: ANTARA FOTO / Irsan Mulyadi )
Arnold H Sianturi / WBP Minggu, 17 November 2019 | 13:06 WIB

Medan, Beritasatu.com - Kelompok terduga teroris termasuk pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan Rabbial Muslim Nasution berbaiat dengan Islamic State Irak and Syria (ISIS).

"Mereka ingin menunjukkan eksistensinya setelah Abu Bakar Al Baghdadi meninggal dunia dan diganti pemimpin baru," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto, Minggu (17/11/2019).

Penjual Es Tebu Itu Ternyata Terduga Teroris

Agus memaparkan, sudah tiga orang dari kelompok radikal ini yang tewas setelah kejadian ledakan bom bunuh diri di Medan tersebut. Jenazah mereka masih di RS Bhayangkara Medan.

"Satu jenazah pelaku bom bunuh diri dan dua orang lagi tewas dalam penyergapan oleh petugas kita di Desa Kota Datar, Kecamatan Hamparan Perak," kata Irjen Pol Agus Andrianto

Densus 88 Amankan Dua Terduga Teroris di Medan

Saat ini, lanjut Agus, pihaknya masih melakukan pengembangan untuk mengusut tuntas jaringan ISIS di Sumut. Sebanyak 18 orang yang sudah diamankan.

"Termasuk istri Rabbial Muslim Nasution sudah ditetapkan sebagai tersangka. Apa peranan, motif dan rencana ke depan, atas 18 orang itu semua masih ditangani Densus," jelas Irjen Pol Agus Andrianto.

Mantan Wakapolda Sumut ini mengungkapkan, proses penanganan kasus ini masih panjang, sebab masih banyak terduga teroris berada di Sumut.

"Oleh karena itu, kami minta masyarakat untuk mewaspadai kehadiran kelompok ini. Tingkatkan kewaspadaan terhadap orang baru di lingkungan sekitar," imbau Irjen Pol Agus Andrianto.

Diungkapkan, terduga teroris memanfaatkan tempat tinggal rumah kontrakan, tidak bersosialisasi dan selalu mengeksklusifkan diri dalam pengajian kelompoknya dari masyarakat setempat.



Sumber: Suara Pembaruan