Polres Cianjur Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Timur Tengah
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Polres Cianjur Gagalkan Pengiriman Pekerja Migran Ilegal ke Timur Tengah

Minggu, 17 November 2019 | 21:32 WIB
Oleh : HS

Cianjur, Beritasatu.com - Polres Cianjur, Jawa Barat, menggagalkan pengiriman belasan pekerja migran Indonesia (PMI) atau tenaga kerja wanita (TKW) ilegal ke Timur Tengah dari vila di kawasan Cipanas yang disewa pasangan suami istri sebagai tempat penampungan.

"Pasangan suami-istri Agus Sahlan dan Aenun Saadah, kami amankan atas tindak pidana perdagangan orang atau human trafficking. Pelaku akan memberangkatkan belasan korbannya secara ilegal," kata Kapolres Cianjur, AKBP Juang Andi Priyatno di Cianjur Minggu (17/11/2019).

Terungkapnya tempat penampungan tersebut setelah pihaknya mendapat laporan warga terkait aktivitas perdagangan orang dengan modus pemberangkatan TKW secara ilegal di kawasan Cianjur utara. "Saat dilakukan penggerebekan ditemukan 15 orang perempuan di dalam rumah yang berasa dari berbagai daerah yang akan diberangkatkan sebagai TKW ke sejumlah negara di Timur Tengah, sedangkan moratorium masih berlaku," katanya.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa kartu identitas korban yang akan digunakan untuk mengurus dokumen pemberangkatan yang diduga palsukan. Bahkan pelaku tidak dapat menunjukkan dokumen yang berkenaan dengan "job desk" calon TKW tersebut.

"Kami masih mendalami dokumen apa saja yang dipalsukan karena moratorium pengiriman TKI (tenaga kerja Indonesia-Red) ke Timur Tengah masih terlarang. Kemungkinan besar semua dokumen dipalsukan untuk memberangkatkan TKI," katanya.

Pihaknya mencatat korban tidak hanya berasal dari Cianjur, namun terdapat dari sejumlah kabupaten lain seperti Karawang, Tangerang, Sukabumi, Cirebon dan Bandung dengan iming-iming diberikan pinjaman Rp3 juta pada awal keberangkatan.

Pelaku akan dijerat dengan Pasal 4 dan 10 Undang-undang, nomor 21/2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda Rp 120.000.000 sampai Rp 600.000.000.

"Mereka mengakali pemberangkatan yang dilakukan tidak terkait dengan perusahaan melainkan secara personal, namun kami akan kembangkan guna mencari perusahaan penyalur atau perusahaannya," kata Juang.

Kustina (37) seorang korban warga kampung Margasari, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci-Kota Tangerang, mengatakan sudah berada di penampungan sejak dua pekan terakhir dan dijanjikan akan diberangkatkan akhir bulan ini.

"Karena kebutuhan ekonomi kami terpaksa berangkat ke Timur Tengah untuk berkerja. Kami tahu kalau pemberangkatan masih dilarang, namun berbicara masalah perut apa boleh buat. Saya akan diberangkatkan ke Riyadh," katanya.

Ia menambahkan, sudah diperlihatkan pasrpor asli untuk keberangkatan ke luar negeri, bahkan sebelum berangkat mereka diberikan uang pinjaman Rp3 juta. "Demi keluarga kami memilih bekerja di luar negeri," katanya.



Sumber: ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Upacara Adat Appalili Pertanda Musim Tanam di Maros

Appalili mengedepankan gotong royong dan musyawarah mufakat.

NASIONAL | 17 November 2019

Rehabilitasi Hutan dan Lahan Rp 2,7 Triliun Serap Tenaga Kerja

Indonesia perlu menanam 800.000 ha/tahun agar memiliki iklim yang stabil dan sejuk.

NASIONAL | 17 November 2019

Dua Lagi Jenazah Pekerja Migran NTT Tiba di Kupang

Enam jenazah pekerja migran Indonesia yang dipulangkan ke NTT dalam bulan November 2019.

NASIONAL | 17 November 2019

Peran Kagama Dibutuhkan untuk Wujudkan Indonesia Maju

Menurut Jokowi, kecepatan untuk mewujudkan visi sebagai Indonesia Maju tidak hanya ditentukan oleh presiden dan para menteri, tetapi semuanya.

NASIONAL | 17 November 2019

Perbaiki RUU KUHP, Presiden Diminta Bentuk Komite Ahli

Pembentukan komite ahli merupakan salah satu solusi untuk mengatasi persoalan sentral dalam pembahasan RUU KUHP.

NASIONAL | 17 November 2019

ICJR Sebut 3 Isu Mendasar Luput dari Pembahasan RUU KUHP

Ketiga isu tersebut dinilai penting bagi peningkatan investasi dan pembangunan manusia.

NASIONAL | 17 November 2019

Macan Tutul Terkam Petani Hingga Tewas di Sumsel

Terdapat luka cakaran di bagian kepala dan luka agak dalam di leher korban.

NASIONAL | 17 November 2019

Peneliti Muda Undip Raih Medali Emas di Ajang IIIC 2019

Peneliti muda Undip menyajikan penelitian beras analog antidiabetes dari umbi talas dan umbi jalar ungu.

NASIONAL | 17 November 2019

Din Syamsuddin: Agama Harus Jadi Pemecah Masalah Kebangsaan

Setiap agama harus mampu menampilkan paradigma etik bagi pembangunan nasional agar pembangunan tidak salah arah dan hilang mutiara moral.

NASIONAL | 17 November 2019

Polisi Gulung Pencuri Minyak Negara di Areal Chevron

Dalam kejadian yang diungkap sejak Minggu (27/10/2019) itu ada delapan orang yang ditetapkan sebagai tersangka.

NASIONAL | 17 November 2019


TAG POPULER

# Covid-19


# Jutawan


# Pembunuhan PRT


# Aturan Baru Perkantoran Jakarta


# Rodrigo Duterte



TERKINI

Diduga Ajarkan Aliran Sesat di Bandung, Delapan Orang Diamankan Polisi

NASIONAL | 3 menit yang lalu







UEFA Hapus Aturan Gol Tandang

BOLA | 33 menit yang lalu



TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS