Kasus Novel, Gantian Dewi Tanjung Dilaporkan ke Polisi

Kasus Novel, Gantian Dewi Tanjung Dilaporkan ke Polisi
Novel Baswedan. ( Foto: Antara )
Bayu Marhaenjati / CAH Minggu, 17 November 2019 | 21:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Yasri Yudha Yahya (52), tetangga yang menolong atau menyelamatkan Novel Baswedan ketika tersiram air keras, melaporkan politisi Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung, ke Polda Metro Jaya, hari ini.

Dewi dilaporkan karena diduga telah membuat laporan atau pengaduan palsu soal tudingan rekayasa penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

"Jadi kenapa saya melaporkan ini, karena pada saat itu kejadiannya saya orang yang pertama yang membawa korban atau Novel dan mengetahui persis bagaimana mukanya, bentuknya. Korban pada saat itu kami bawa ke Rumah Sakit Mitra Kelapa Gading," ujar Yasri Yudha, di Mapolda Metro Jaya, Minggu (17/11/2019).

Dikatakan Yasri, ketika peristiwa penyiraman air keras terjadi, warga yang menolong sangat tidak tega melihat muka Novel. Matanya, mengalami luka paling parah.

Baca JugaNovel Dipolisikan Politisi PDIP, KPK: Sudah di Luar Rasa Kemanusiaan

"Yang paling parah matanya. Saya sendiri orang yang tahu persis bagaimana kondisi matanya, mukanya pada saat itu," ungkap Yasri.

Yasri menyampaikan, pasca-diserang, Novel berteriak dan warga langsung memberikan pertolongan pertama dengan menyiramkan mukanya pakai air di tempat wudhu Masjid Al Ikhsan.

"Matanya pada saat itu, kami tahu persis dan saya orang yang mengetahui secara jelas matanya itu tidak ada bola hitamnya itu tidak ada, semua putih. Coba Anda bayangkan, semuanya putih. Kira-kira orang mau nggak merekayasa kejadian untuk merusak matanya sendiri, yang sampai saat ini bahwa Novel sudah cacat seumur hidup. Kira-kira wajar nggak kalau dia dibilang merekayasa kejadian itu, bayangkan berapa kali operasi, kok masih dituduh merekayasa," katanya.

Menurut Yasri, sebagai warga dirinya merasa prihatin kenapa ada orang yang tega menyampaikan peristiwa teror terhadap Novel merupakan rekayasa.

Baca Juga: Pelapor Kasus Rekayasa Penyiraman Novel Dicecar 20 Pertanyaan

"Itu yang menjadi dasar saya untuk melaporkan saudari DT (Dewi Tanjung) ya. Selanjutnya, kami serahkan kepada penyidik untuk proses ini agar terjadi keseimbangan, adil dan mudah-mudahan proses pengungkapan terhadap penyiraman Novel bisa terungkap secepatnya," tegasnya.

Sementara itu, Muhammad Andi Rizaldi dari Kontras yang mendampingi Yasri membuat laporan mengatakan, pelapor membawa bukti-bukti berupa pernyataan Presiden, Kapolri, Kapolda, termasuk Jakarta Eye Centre, bahwa mata Novel terkena cairan asam sulfat.

"Pelaporan ini terkait pengaduan palsu, Pasal 220 KUHP. Jadi kalau soal pembuktiannya sendiri mungkin dari pasal pemidanaan itu sudah jelas ya, barang siapa seseorang yang mengajukan pengaduan bahwa diketahui hal itu merupakan bukan tindak pidana, maka dia dapat dijerat terkait dengan pengaduan palsu," tandasnya.

Yasri melaporkan Dewi Tanjung dengan nomor laporan polisi: LP/7408/XI/2019/PMJ/Ditreskrimum, tanggal 17 November 2019, terkait dugaan pengaduan palsu seperti yang diatur dalam Pasal 220 KUHP.

Sebelumnya diketahui, politisi Dewi Ambarwati alias Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan, terkait dugaan rekayasa penyiraman air keras, ke Mapolda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019) lalu.

Laporan Dewi tercatat dengan nomor: LP/7171/XI/2019/PMJ/Dit. Reskrimsus, terkait penyebaran berita bohong melalui media elektronik yang diatur dalam Pasal 26 ayat (2) junto Pasal 45 A Ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 14 A ayat 1 UU RI Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.



Sumber: BeritaSatu.com