Tembak Mati Teroris Bukan Melanggar HAM
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tembak Mati Teroris Bukan Melanggar HAM

Senin, 18 November 2019 | 15:21 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / JEM

Medan, Beritasatu.com - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Agus Yohanes mendukung Polda Sumut dan Densus 88 Antiteror Mabes Polri untuk menumpas teroris sampai ke akar - akarnya, khususnya memberantas kelompok bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Rabbial Muslim Nasution.

"Tindakan tegas aparat kepolisian dengan menembak mati dua terduga teroris di Hamparan Perak, Sabtu akhir pekan lalu tersebut, bukan merupakan bentuk pelanggaran HAM.Tindakan aparat menembak mati terduga teroris itu patut diapresiasi," ujar Agus Yohanes kepada Suara Pembaruan, Senin (18/11/2019).

Agus yang juga mantan aktifis Kontras mengatakan, kelompok aliran keras yang menebar teror di ibu kota Sumut itu merupakan pelaku pelanggaran HAM berat. Kelompok radikal itu juga orang yang tidak beragama. Sebab, ajaran agama tidak pernah mengajarkan maupun membenarkan melakukan pembunuhan.

"Ledakan bom bunuh diri Rabbial Muslim Nasution merupakan momentum bagi aparat kepolisian untuk menumpas habis teroris di Tanah Air. Masyarakat dipastikan memberikan dukungan terhadap aparat, termasuk jika menembak mati kelompok teroris yang memberikan perlawanan," katanya.

Agus yang juga pemerhati kepolisian ini mengungkapkan, kawasan lingkungan yang kurang proaktif dengan pendatang baru merupakan lokasi strategis buat kelompok radikal dalam memperluas jaringannya. Mereka juga lebih muda untuk merencanakan aksi teror di tengah masyarakat.

"Kawasan Hamparan Perak maupun Belawan merupakan lokasi strategis bagi kelompok teroris dalam melebarkan sayapnya. Lokasi itu strategis karena sepi dan tidak jauh dari perairan. Sehingga, mereka bebas melakukan perencanaan termasuk merakit bom untuk menebar teror bom bunuh diri," ungkapnya.

Agus menduga, tidak sedikit warga yang sudah terpapar radikalisme. Indikasi ini terlihat dari aktivitas kelompok itu sudah berjalan lima tahun dalam melakukan perkumpulan pengajian di Medan. Oleh karena itu, aparat kepolisian harus bisa memberantas teroris sampai ke akarnya.

"Memberantas teroris bukan hanya tugas aparat kepolisian semata. Peran serta masyarakat juga dibutuhkan untuk mengawasi lingkungan sekitarnya. Pemerintah pun harus mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Sediakan anggaran untuk mencegah berkembangnya teroris," imbuhnya.

Menurutnya, pengaktifan siskamling bisa mencegah serangan susulan dari kelompok teroris tersebut. Soalnya, tidak bisa dipungkiri, teroris mempunyai sasaran penyerangan. Selain kantor polisi maupun pusat keramaian, rumah ibadah seperti gereja menjadi incaran dalam menebar teror.

"Dalam waktu dekat akan memasuki bulan Desember. Semua pihak harus mengantisipasi dan mewaspadai serangan bom saat perayaan natal. Kelompok teroris ini selalu memanfaatkan kesempatan, dimana begitu pengamanan lemah maka teror itu dilaksanakan," pungkasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BERITA LAINNYA

Nadiem: Lebih dari 100.000 Sekolah Telah Gelar PTM Terbatas

Nadiem Anwar Makarim mengatakan, lebih dari 100.000 sekolah di Indonesia sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas

NASIONAL | 18 September 2021

Polisi di Mandailing Natal Dipukul 2 Pengedar Ganja

Kedua tersangka itu juga mencoba merampas senjata petugas tersebut.

NASIONAL | 18 September 2021

Polresta Denpasar Tahan Selebgram Atas Dugaan Pornografi

Polresta Denpasar, Bali menahan seorang selebgram berinisial RR atas dugaan kasus pornografi yang dilakukannya melalui salah satu aplikasi Mango.

NASIONAL | 18 September 2021

Bocah Kebon dari Deli Kupas Perjalanan Hidup Hakim Agung Supandi

Peluncuran buku perjalanan hidup Hakim Agung Prof Supandi, "Bocah Kebon dari Deli" yang digelar Jumat (17/9/2021) berlangsung meriah.

NASIONAL | 18 September 2021

Yayasan Al Muslim Luncurkan STMIK Al Muslim⁣ ⁣

Yayasan Al Muslim mengembangkan sayap melakukan perubahannya menjadi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Al Muslim

NASIONAL | 18 September 2021

Ini Rekam Jejak Pimpinan MIT Poso Ali Kalora

Pimpinan kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora bersama anggotanya Jaka Ramadhan tewas dalam kontak tembak dengan Satgas Madago Raya

NASIONAL | 18 September 2021

Mabes Polri Terima Laporan Tewasnya Pimpinan Teroris Ali Kalora

Mabes Polri telah menerima informasi tewasnya pimpinan teroris Poso, Ali Ahmad alias Ali Kalora dalam baku tembak dengan Satgas Madago Raya di Kabupaten Parigi.

NASIONAL | 18 September 2021

Dewan Pengawas KPK Tolak Laporkan Lili Pintauli Secara Pidana

Dewan Pengawas (Dewas) KPK menolak untuk melaporkan Wakil Ketua KPK Lili Pintauli secara pidana atas pelanggaran kode etik yang dilakukannya.

NASIONAL | 18 September 2021

BNPT Kutuk Serangan KKB Terhadap Nakes di Papua

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengutuk keras serangan KKB Papua pimpinan Lamek Taplo terhadap tenaga kesehatan di Distrik Kiwirok, Papua.

NASIONAL | 18 September 2021

Diduga Aniaya M Kece, Ini Jejak Irjen Napoleon Bonaparte di Skandal Djoko Tjandra

Nama Irjen Napoleon, terdakwa perkara suap skandal Djoko Tjandra kembali mencuat lantaran diduga menganiaya Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

NASIONAL | 18 September 2021


TAG POPULER

# Muhammad Kece


# Sonny Tulung


# Vaksinasi Covid-19


# Ideologi Transnasional


# Lucinta Luna



TERKINI
Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

Bundesliga: Bayern Muenchen Hancurkan Bochum 7-0

BOLA | 4 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings