Tes DNA, Jenazah 3 Terduga Teroris Belum Bisa Diserahkan ke Keluarga

Tes DNA, Jenazah 3 Terduga Teroris Belum Bisa Diserahkan ke Keluarga
RS Bhayangkara Medan. ( Foto: Beritasatu Photo / Arnold H Sianturi )
Arnold H Sianturi / FMB Senin, 18 November 2019 | 15:25 WIB

Medan, Beritasatu.com - Tiga jenazah terduga teroris yang salah satunya pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, sampai Senin (18/11/2019), masih berada di Rumah Sakit Bhayangkara Jalan KH Wahid Hasyim Medan, Sumatera Utara (Sumut).

"Proses pengembalian jenazah masih menunggu Densus 88 untuk penyerahan. Sebelum diserahkan dilakukan penyesuaian, salah satunya masalah DNA. Jenazah pasti diserahkan," ujar Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto.

Agus mengatakan, proses penyerahan jenazah terduga teroris Rabbial Muslim Nasution, pelaku bom bunuh diri di Markas Polrestabes Medan, Rabu (13/11/2019), langsung dilakukan bila sudah tidak ada lagi masalah. Jenazah Rabbial Muslim kemudian dikuburkan oleh keluarganya.

"Kita memang mendapat laporan terkait adanya yang menolak pemakaman jenazah terduga teroris itu. Penolakan itu hanya inisiatif warga. Itu tergantung pada pribadi masing-masing," sebutnya.

Sementara itu, keributan antar warga di kawasan Petisah Barat kawasan Sei Sikambing Medan. Kericuhan ini karena sebagian warga menolak pemakan jenazah teroris di kawasan itu. Warga lainnya tidak menolak jenazah teroris dikuburkan di pekuburan tersebut.

"Kita tidak melarang jenazah terduga teroris dimakamkan di pekuburan ini. Soalnya, di lokasi ini Mr X (tanpa identitas) yang dikebumikan. Untuk persoalan dosa pelaku karena melakukan bom bunuh diri, itu pertanggungjawabannya dengan Tuhan," ujar Amin Tanjung warga Sei Siskambing.



Sumber: Suara Pembaruan