Menteri Desa Bantah Menteri Keuangan Soal Desa Fiktif

Menteri Desa Bantah Menteri Keuangan Soal Desa Fiktif
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Abdul Halim Iskandar ( Foto: Beritasatu TV )
Aichi Halik / AHL Selasa, 19 November 2019 | 17:06 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes-PDTT) Abdul Halim Iskandar menampik adanya desa fiktif atau desa siluman seperti yang diungkap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

Menurut Abdul Halim, tidak ada desa tidak berpenduduk yang menerima dana desa.

"Saya tidak pernah mengiyakan adanya desa siluman. Dari perspektif data Kemendes, tidak ada satupun desa yang tidak berpenduduk menerima dana desa, kemudian dana desanya tidak digunakan untuk membangun, itu tidak ada," ujar Abdul Halim di sela-sela rapat kerja bersama Komisi V di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/11/2019).

Abdul Halim menegaskan, semua dana desa yang disalurkan Kementerian Keuangan sudah digunakan untuk pembangunan dan ada laporannya.

"Dalam perspektif Kementerian Desa, semua dana yang disalurkan kemudian dicairkan ke desa kita pantau betul semua digunakan untuk membangun dan tahapan pelaporannya juga sudah berjalan," ujar Abdul Halim.

Terkait rencana Kementerian Keuangan membekukan dana desa sebagai imbas desa fiktif itu, Abdul Halim akan mengklarifikasi langsung kepada Sri Mulyani.

"Saya klarifikasi dulu. Saya belum bisa komentar karena belum mendengar Bu menteri bilang begitu," ucap Abdul Halim.

Dugaan adanya desa siluman disampaikan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat kerja bersama antara Komisi Keuangan DPR, dua pekan lalu. Dalam rapat itu, Sri Mulyani mengungkapan bahwa ada laporan terkait desa fiktif tersebut. Dia mengatakan desa tersebut mendapat jatah dana desa, namun nyatanya tak berpenduduk.



Sumber: BeritaSatu TV