Wayang for Student, Redam Budaya Pop Anak Milenial

Wayang for Student, Redam Budaya Pop Anak Milenial
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng menyerahkan wayang Gathutkaca kepada dalang sebelum pentang Wayang for Student 2019 di Semarang, Selasa, 19 November 2019. ( Foto: Suara Pembaruan / Stefi Thenu )
Stefi Thenu / JEM Rabu, 20 November 2019 | 14:01 WIB

Semarang, Beritasatu.com – Generasi muda saat ini cenderung tumbuh dan berkembang dengan berbagai layanan digital dan pengaruh pop culture (budaya pop) yang cukup masif, sementara budaya tradisional Indonesia perlahan dilupakan. Hal ini menjadi pemacu BCA untuk terus memperkenalkan kesenian Indonesia kepada generasi muda melalui kegiatan yang menyenangkan dan edukatif seperti gelaran Wayang for Student.

“Wayang adalah warisan otentik Indonesia yang memiliki pesan moral dan sudah diwariskan secara turun-temurun dari leluhur kita. Oleh sebab itu, BCA secara konsisten melakukan pengenalan wayang sedari dini kepada anak-anak di Indonesia. Hal ini dapat menjadi sebuah modal yang kuat untuk membentuk karakter generasi muda yang hebat, termasuk pelajar di kota Semarang,” ujar Executive Vice President CSR BCA Inge Setiawati, kepada pers di sela-sela acara Wayang for Student di Semarang, Selasa (19/11/2019).

Inge menuturkan, wayang telah menjadi salah satu dari delapan elemen budaya yang masuk Daftar Warisan Budaya Tak Benda UNESCO sejak tahun 2003. Dalam rangka melestarikan ragam budaya dan kesenian di Tanah Air, PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA dalam bidang budaya yakni BCA untuk Wayang Indonesia mengadakan gelaran Wayang for Student.

Wayang for Student 2019 kali ini menampilkan pagelaran “Gathutkaca Krida” yang melibatkan 100 pelajar yang berasal dari 5 sekolah di Semarang dan dinikmati lebih dari 700 siswa, guru dan orangtua yang berasal dari 10 sekolah di Semarang.

Dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jateng Jumeri, Wayang for Student 2019 diikuti pelajar dari SMA Karangturi Semarang, SMA Semesta Semarang, SMAN 1 Ungaran, SMAN 2 Ungaran, SMP Maria Mediatrix Semarang, SMPN 30 Semarang, SMKN 7, SMK Negeri Jateng, SDN TlogosariWetan 02 dan SDN Lamper Kidul 02 .

Sekolah yang terlibat dalam Pagelaran Wayang For Student 2019 adalah , SMA Negeri 1 Ungaran, SMA Negeri 2 Ungaran, SMP Negeri 30 Semarang, SMP Maria Mediatrix Semarang dan SMK Negeri Jateng di Semarang. Para siswa yang mementaskan gelaran memiliki bakat dan minat di bidang seni tari, drama, suara dan musik. Mereka berlatih untuk pagelaran Wayang for Student di masing-masing sekolah. Sebelum pementasan digelar, terdapat program pelatihan dan pendampingan yang dilakukan BCA dengan tujuan untuk melahirkan generasi muda yang cinta budaya bangsa.

Tidak hanya edukasi melalui pagelaran wayang, BCA turut menghadirkan pameran Financial Literacy, pameran sanggar seni dan budaya, pameran desa binaan, serta karawitan siswa-siswi Sekolah Dasar. Inge menambahkan, Wayang for Student merupakan program CSR Bakti BCA sejak tahun 2014 yang menjadi salah satu medium positif untuk anak-anak muda dalam melestarikan dan mengembangkan budaya Indonesia.

Selain digelar di Semarang, Wayang for Student juga digelar di Bandung. “Secara rutin BCA menyelenggarakan kegiatan positif ini agar semakin banyak siswa-siswi Indonesia mengenal wayang sebagai budaya bangsa. Selain itu, kami berharap kegiatan Wayang for Student ini dapat membangkitkan kecintaan siswa-siswi terhadap seni wayang dan yang terpenting bahwa siswa-siswi mendapatkan nilai positif kehidupan melalui cerita wayang,” tambah Inge.



Sumber: Suara Pembaruan