KPK Cecar Komisaris Humpuss Transportasi Kimia Soal Sumber Suap
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

KPK Cecar Komisaris Humpuss Transportasi Kimia Soal Sumber Suap

Kamis, 21 November 2019 | 06:00 WIB
Oleh : Fana Suparman / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Komisaris PT. Humpuss Transportasi Kimia (HTK), Theo Lykatompesy sebagai saksi kasus dugaan suap kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk antara PT HTK dengan PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG), Rabu (20/11/2019). Theo diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Direktur PT HTK Taufik Agustono.

Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mendalami sumber uang suap yang diduga diberikan Taufik dan Marketing Manager PT Humpuss Transportasi Kimia, Asty Winasti kepada mantan anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso melalui anak buahnya Indung. Diduga uang suap yang diberikan lantaran Bowo telah membantu PT HTK mendapatkan kembali kontrak kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk dengan PT PILOG itu berasal dari PT HTK.

"Penyidik mendalami keterangan saksi terkait aliran dana kepada terdakwa BSP (Bowo Sidik Pangarso) dari PT Humpuss Transportasi Kimia," kata Jubir KPK, Febri Diansyah melalui pesan singkat, Rabu (20/11/2019).

Diketahui, penetapan tersangka terhadap Taufik merupakan pengembangan dari kasus suap yang menjerat mantan anggota DPR Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso dan anak buahnya Indung serta Marketing Manager PT HTK Asty Winasti.

Majelis Hakim telah menjatuhkan hukuman 2 tahun pidana penjara dan denda Rp 50 juta subsider 1 bulan kurungan terhadap Indung. Sementara, Asty divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 1,5 tahun pidana penjara oleh Pengadilan Tipikor Jakarta. Majelis Hakim menyatakan Asty terbukti bersalah telah menyuap Bowo Sidik Pangarso melalui anak buahnya Indung sebesar Rp 311.022.932 dan USD 158.733.

Suap itu diberikan Asty bersama dengan Taufik Agustono lantaran Bowo telah membantu PT HTK mendapatkan kembali kontrak kerja sama pengerjaan pengangkutan atau sewa kapal untuk distribusi pupuk dengan PT PILOG.

Suap tersebut dilakukan secara bertahap yakni pada 1 Oktober 2018 sebesar Rp 221.522.932 di Rumah Sakit Pondok Indah melalui orang kepercayaan Bowo Sidik, Indung Andriani. Selanjutnya pada 1 November 2018 sebesar USD 59.587 di Coffee Lounge Hotel Grand Melia melalui Indung Andriani. Selain itu, pada 20 Desember 2018 sebesar USD 21.327 di Coffee Lounge Hotel Grand Melia melalui Indung Andriani.

Kemudian pada 26 Februari 2018 sebesar USD 7.819 di kantor PT HTK melalui Indung Andriani. Pada 27 Maret 2019 sebesar Rp 89.449.000 di kantor PT HTK melalui Indung Andriani. Bahkan, majelis hakim menyebut, Asty menerima fee sebesar USD 23.977.
Bowo Sidik saat ini masih menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta. Jaksa KPK menuntut Bowo Sidik Pangarso untuk dihukum ‎7 tahun pidana penjara dan denda Rp300 juta subsider 6 bulan kurungan.

Jaksa meyakini Bowo Sidik Pangarso bersama-sama den‎gan anak buahnya, Indung Andriani menerima suap dan gratifikasi yang bertentangan dengan jabatannya sebagai anggota DPR. Dalam persidangan pada hari ini, Bowo menyampaikan Pledoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Muhadjir: Keselamatan Korban Semeru Prioritas Utama

Menko PMK Muhadjir Effendy menegaskan keselamatan jiwa para korban erupsi Gunung Semeru menjadi prioritas utama.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jangkau Daerah Terpencil, Smart Aviation Beli Pilatus PC-6

Smart Aviation membeli pesawat legendaris Pilatus PC-6 Porter untuk membantu pemerintah Indonesia dalam menghubungkan daerah-daerah terpencil di Tanah Air.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Pakai Trail, Kepala BNPB Tinjau Lokasi Terdampak Semeru

Kepala BNPB Suharyanto meninjau lokasi terdampak awan panas guguran Gunung Semeru dengan menggunakan sepeda motor trail.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Selangkah Lagi Novel Baswedan Dkk Jadi ASN Polri

Menghadiri Sosialisasi Perpol Nomor 15 Tahun 2021, Novel Baswedan dan kawan-kawan selangkah lagi akan menjadi ASN Polri.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Di Rakor APH KPK, Mahfud Serukan Bangun Budaya Antikorupsi

Mahfud MD mengajak seluruh aparat penegak hukum (APH) untuk mendukung penguatan budaya antikorupsi, seperti yang menjadi tema dalam peringatan Hari Anti-Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2021 ini. 

NASIONAL | 6 Desember 2021

BNPB: 15 Meninggal dan 27 Hilang Akibat Erupsi Semeru

BNPB melaporkan jumlah korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Merapi sebanyak 15 orang.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Didakwa Suap Eks Penyidik KPK, Azis Tak Ajukan Keberatan

Azis Syamsuddin tak mengajukan nota keberatan atau eksepsi setelah didakwa menyuap eks penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Khofifah Tegaskan Sistem Peringatan Dini Sudah Berjalan

"Proses early warning system sebetulnya sudah berjalan. Warga sekitar, juga telah berusaha untuk melakukan evakuasi dini," jelas Khofifah.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jalan Tol Seksi IV Makassar Berlakukan Tarif Baru

Penyesuaian tarif di Jalan Tol Seksi IV Makassar akan diberlakukan mulai 15 Desember 2021 pukul 00.01 WITA.

NASIONAL | 6 Desember 2021

Jokowi: Jadilah Trendsetter Bukan Follower

Jokowi meminta jajaran Pengurus Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) harus memiliki watak trendsetter (pencipta tren) bukan follower (pengikut).

NASIONAL | 6 Desember 2021


TAG POPULER

# Mahasiswi Bunuh Diri


# Kasus Anak Ahok


# Kereta Api Tabrak Angkot


# Marcus/Kevin


# Jokowi 3 Periode



TERKINI
Dampak Erupsi Semeru, 200 Ha Lahan Pertanian Gagal Panen

Dampak Erupsi Semeru, 200 Ha Lahan Pertanian Gagal Panen

NASIONAL | 7 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings