Suara Partai Turun, Tokoh Adat Papua Temui Ketua Fraksi Demokrat DPR

Suara Partai Turun, Tokoh Adat Papua Temui Ketua Fraksi Demokrat DPR
Ketua Forum Komununikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) Benny Marthen Maran. ( Foto: Istimewa )
Jeis Montesori / JEM Kamis, 21 November 2019 | 09:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menurunnya perolehan suara yang berdampak pada menurunnya perolehan kursi DPRD Partai Demokrat di seluruh Papua pada Pemilu 2019, menimbulkan keprihatinan masyarakat khususnya pendukung dan simpatisan partai ini.

Terkait itu, sejumlah tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat lainnya memutuskan akan menemui pimpinan Fraksi Partai Demokrat di DPR di Jakarta, untuk mendikusikan masalah ini sehingga dukungan rakyat terhadap partai ini tetap akan maju ke depan.

Hal ini disampaikan Ketua Forum Komununikasi Masyarakat Peduli Papua (FKMPP) Benny Marthen Maran kepada Suara Pembaruan, Kami (20/11/2019).

Benny didampingi sejumlah aktifis FKMPP baru kembali dari Papua dan bertemu dengan para tokoh adat, serta mendapat banyak laporan perihal menurunnya perolehan suara dan kursi Partai Demokrat di hampir semua wilayah di Papua.

“Padahal Partai Demokrat begitu identik dengan Papua, begitu juga sebaliknya, Papua begitu identik dengan Partai Demokrat. Ini harus kita cari jalan keluarnya bagaimana agar Partai Demokrat tetap menjadi partai aspiratif untuk memperjuangkan hak-hak orang Papua,” kata Benny Marthen Maran.

Terkait itu, sekitar 10 tokoh adat dari Papua, kata Benny, dalam waktu dekat akan beraudensi dengan ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR.

“Kita ingin menyampaikan realitas yang terjadi di Papua mengapa suara Partai Demokrat bisa turun secara sifnifikan di hampir seluruh Papua, dan bagaimana solusi atau jalan keluarnya untuk memperbaiki jumlah suara dimaksud,” ujar Benny Marthen Maran.

Benny Marthen Maran mengatakan, para kepala suku tersebut akan menjelaskan secara langsung kepada ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR tentang berbagai permasalahan terkait dengan menurunnya perolehan suara partai tersebut.

Direncanakan, para tokoh Papua itu akan berada di Jakarta pada 27 November 2019 . Menurut Benny Marthen Maran, para tokoh adat ini sangat berharap ketua Fraksi Partai Demokrat bisa bertemu dengan mereka, karena penerimaan terhadap mereka juga menjadi kunci kesuksesan Partai Demokrat di Papua untuk masa yang akan datang.

“Menyangkut hal itulah, mereka mati-matian dengan biaya sendiri datang untuk mencari solusi untuk Partai Demokrat dan juga bagi orang Papua ke depannya,” kata Benny Marthen Maran.

Bila memang demi Partai Demokrat diharuskan untuk bertemu dengan Ketua Partai Demokrat, Soesilo Bambang Yudoyono, kata Benny Marthen Maran, para tokoh adat ini bersedia dan merasa amat terhormat bila mereka bisa bertemu tokoh dan pendiri Partai Demokrat tersebut.

“Para tokoh dari Papua tersebut memang punya keinginan kuat dapat bertemu dengan Ketua Umum Partai Demokrat Bapak SBY untuk memberikan masukan dan berdiskusi demi masa depan partai di masa mendantang khususnya di Tanah Papua,” kata Benny Marthen Maran.



Sumber: Suara Pembaruan