Maksimalkan Mal Pelayanan Publik, Denpasar Belajar ke Batam

Maksimalkan Mal Pelayanan Publik, Denpasar Belajar ke Batam
Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara bersama Sekda Kota Batam Jefridin, bertukar cinderamata dan berfoto bersama seusai melakukan kunjungan kerja Pekan Informasi Pembangunan (PIP) dan Peningkatan Wawasan SDM Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Batam, Kamis, 21 November 2019. (Foto: Suara Pembaruan / Nyoman Mardika)
I Nyoman Mardika / JEM Jumat, 22 November 2019 | 15:15 WIB

Batam, Beritasatu.com - Pelayanan publik merupakan elemen penting dalam tata kelola pemerintahan. Pemkot Denpasar secara berkelanjutan terus memaksimalkan pelayanan publik bagi masyarakat, salah satunya adalah membangun Mal Pelayanan Publik (MPP) Sewaka Dharma Kota Denpasar yang telah diresmikan pada 2018 lalu.

Dalam upaya untuk memaksimalkan penerapan MPP tersebut, Pemkot Denpasar melalui Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar menggelar Pekan Informasi dan Peningkatan Wawasan SDM dengan menyasar MPP Kota Batam. Kedatangan rombongan Pemkot Denpasar yang dipimpin oleh Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara ini, diterima Sekda Kota Batam Jefridin, di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (21/11/2019).

Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala BP2RD Raja Azmansyah serta pimpiman organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemkot Batam, OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar, serta Forum Wartawan Kota Denpasar. Wakil Wali Kota Jaya Negara pun turut menghangatkan pertemuan bersama Sekda Kota Batam Jefridin.

Wakil Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, kunjungan studi banding ini dilaksanakan sebagai upaya untuk memaksimalkan pelayanan publik di Kota Denpasar. Di mana hal ini sesuai dengan prestasi yang ditorehkan Pemkot Batam yang menyandang predikat A plus untuk MPP.

Selain itu, keberhasilan Batam menjadi Kota Investasi terbaik se-Indonesia serta berbagai inovasi yang dimiliki ini juga patut menjadi percontohan untuk meningkatkan iklim investasi di Kota Denpasar.

"Tentu dari kegiatan ini dapat menambah referensi Pemkot Denpasar untuk memberikan pelayanan prima dan maksimal bagi masyarakat, serta meningkatkan iklim investasi dan mewujudkan Denpasar bebas korupsi," ujar Jaya Negara.

Wali Kota Batam Mohamad Rudi dalam sambutan yang dibacakan Sekda Kota Batam Jefridin menyampaikan terima kasih atas dipilihnya Kota Batam sebagai lokasi kunjungan kerja. Tentunya kegiatan ini diharapkan dapat menjadi ajang tukar inovasi untuk memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat.

Di Kota Batam sendiri beragam inovasi terus digalakkan guna memaksimalkan pelayanan dan menghindari penyelewengan sebagai bentuk komitmen antikorupsi.

Beberapa di antaranya yakni Penerapan Transaksi Non Tunai, Pemasangan Alat Perekam Transaksi Usaha Online, SKPD Online, SP2D Online dan Mal Pelayanan Publik Kota Batam dengan 354 layanan perizinan dan nonperizinan dari 35 instansi yang menyandang predikat A+ (plus) dari Kementerian Pendayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrisasi.

Dengan beragam inovasi ini pun memberikan tren positif peningkatan panedapatan asli daerah (PAD) Kota Batam selama tiga tahun terakhir dan menjadikan Batam sebagai Kota Investasi terbaik di Indonesia.

"Tentunya kami mengucapkan terimakasih atas dipilihnya Batam sebagai lokasi kunjungan kerja, tentunya hal ini diharapkan mampu menjadi ajang tukar inovasi untuk mewujudkan pelayanan maksimal bagi masyarakat," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan